Korban Gempa di Kajai Pasaman Barat Masih Tidur di Tenda Darurat

- Pewarta

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEnda Bencana/Ilustrasi

TEnda Bencana/Ilustrasi

SUMBAR Kontroversinews.com Para korban gempa bumi di Lubuk Panjang Kajai, distrik Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, masih tidur di toko darurat yang dekat dengan rumah yang runtuh.

“Hunian sementara (huntara) memang ada namun tidak seberapa bisa menampung warga. Kami sangat kekurangan huntara,” kata salah seorang warga Lubuk Panjang Kajai Febri (40), Rabu (6/4/2022).
Menurutnya, di Lubuk Panjang Jorong Kampung Alang Kajai, hanya 229 unit rumah residen yang rusak dan rusak sekitar 180 unit.
Pekerjaan sementara yang hanya sekitar 23 unit yang didirikan oleh Sijuntung 12 Unit Scout, Bandung lima unit dan Palang Merah Indonesia Barat Hingga enam unit.
“Dengan jumlah kerusakan di rumah yang mencapai 229, Hunara masih kurang,” katanya.
Penduduk saat ini menghabiskan malam di toko darurat dengan kondisi yang sangat mengkhawatirkan. “Warga yang rumahnya rusak parah tidak bisa pulang, bagi mereka yang sedikit rusak masih trauma dengan replika sejauh ini, sampai sekarang sedang terjadi,” katanya.
Warga Robi lainnya (33) mengatakan bahwa penduduk saat ini sangat membutuhkan pekerjaan sementara karena mereka tidur di toko sangat menyedihkan.
“Untungnya, iklim saat ini musim panas, jika hujan, air akan tentang toko darurat. Dengan replika yang sering, kami peduli bahwa bangunan retak keruntuhan. Selain itu, jika tidak kompatibel secara manual itu akan berisiko material. Jadi kami benar-benar membutuhkan bantuan dari alat berat,” katanya.

Berita Terkait

Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda
Polres Brebes Gelar Pelatihan Kasatkamling, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Lingkungan
Dorong Kemandirian Keluarga, Kader PKK Brebes Dilatih Buat Kue dan Hampers.
Brebes Jadi Pusat Gerakan Nasional EcoMasjid di Jeteng .
Rembug Fiskal APEKSI, Wali Kota Dorong Inovasi Pendapatan Asli Daerah
ASWAKADA Bahas Penguatan Tata Kelola Daerah, Wakil Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi
Seruan Keras dari DAN-RI: Perkuat Antikorupsi, Sahkan UU Perampasan Aset Sekarang!
Wartawan Dilarang Liputan : Ini Penjelasan Anggota DPR RI Zulfikar S.H.

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 14:58

Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda

Minggu, 16 November 2025 - 11:27

Polres Brebes Gelar Pelatihan Kasatkamling, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 11 November 2025 - 18:52

Dorong Kemandirian Keluarga, Kader PKK Brebes Dilatih Buat Kue dan Hampers.

Selasa, 11 November 2025 - 18:51

Brebes Jadi Pusat Gerakan Nasional EcoMasjid di Jeteng .

Jumat, 7 November 2025 - 20:45

Rembug Fiskal APEKSI, Wali Kota Dorong Inovasi Pendapatan Asli Daerah

Berita Terbaru