Kepala Dinas Kota Pekanbaru Kunker Pantau Situasi PPDB

- Pewarta

Sabtu, 11 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | Kontroversinews-Dalam rangka kunjungan kerja ( Kunker ) kepala dinas kota pekanbaru Bpk.Dr.H.Ismardi Ilyas,M.Ag mendatangi SMP Negeri 9 Pekanbaru untuk memantau secara langsung proses daftar ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).Hasil dari kedatangannya ke SMP Negeri 9 berarti sudah 4 sekolah yang dikunjungi oleh kepala dinas kota Pekanbaru tersebut, Rabu, 9/7/2020

“Sampai pada pukul 12.30 Wib disampaikan kepada media ini proses daftar ulang berjalan lancar tidak ada gejolak dari masyarakat dan berharap semoga sampai selesai daftar ulang berjalan lancar,” ungkapnya.

Mengenai masalah zonasi yang sekarang ini menjadi polemik dan sering dipertanyakan wali murid saya mengklarifikasi bahwasanya, jarak zonasi sekolah itu sebenarnya sangat mudah dipahami.hitung saja mulai titik nol dari sekolah ke rumah masing masing dan tergantung kouta ( Daya tampung ) lokal yang ada disekolah tersebut.misalnya ada jaraknya 800 meter dan 700 meter diterima disekolah SMP Negeri itu karena Kouta disekolah tersebut memenuhi.Ada juga jarak dari rumah ke sekolah 400 meter tapi karna Kouta ( daya tampung ) disekolah tidak mempenuhi tidak diterima, itu semua tergantung Kouta tiap masing masing sekolah dan bisa dilihat juga dari google maps atau mencari informasi.

Sebenarnya yang menjadi kekhawatiran saya mengenai calon peserta didik menggunakan surat domisili dan suket tidak sama, makanya saya instruksikan kepada kepala sekolah,pengawas dan pengurus sekolah SMP Negeri yang ada dipekanbaru ini untuk jangan sampai mengambil data palsu misalnya surat domisili dan suket berbeda harus teliti dalam memproses dan menginput data siswa yang mendaftar.imbaunya.

Tahun ini murid yang mendaftar SMP Negeri yang ada di kota pekanbaru sebanyak 19.700 siswa dan daya tampung SMP Negeri yang dipekanbaru sebanyak 8.762 Siswa dari 45 Sekolah SMP Negeri yang ada dipekanbaru.yang berarti tidak sampai 46 % kapasitas daya tampung tiap sekolah lebih banyak sekolah swasta yang buka daripada negeri.oleh karena itu,saya menghimbau kepada masyarakat yang ekonomi menengah ke atas agar memasukan anak mereka kesekolah swasta supaya masyarakat yang ekonominya kebawah dapat memasukan anaknya kesekolah negeri dan mendapatkan Kouta.imbaunya

Lanjut,saya juga menghimbau kepada kepala yayasan – yayasan sekolah swasta mengenai kondisi pandemi saat ini yang membuat ekonomi dan sosial dimasyarakat pora poranda.oleh karena itu saya menghimbau kepada kepala yayasan sekolah swasta agar dapat memberikan keringanan dan toleransi kepada masyarakat yang ingin memasukkan anaknya kesekolah swasta agar dikurangi biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan ( SPP ), supaya tidak terlalu besar pengeluaran wali murid dan supaya anak – anak kita agar dapat melanjutkan pendidikan walaupun di sekolah swasta. Imbaunya

Mengenai sistem cara belajar mengajar secara tatap muka sampai saat ini saya belum menerima surat keputusan dan edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan “KEMENDIKBUD” mengenai proses belajar mengajar secara langsung karena Pekanbaru ini masih masuk zona merah.jadi selama belum turunnya surat edaran resmi dari “Kemendikbud” maka proses belajar mengajar dilakukan secara dalam jaringan ( daring ).Sekolah pun yang ada dipekanbaru ini dibuka secara bertahap pertama sekolah SMK/SMU kemudian SMP Sederajat dan diikuti Sekolah Dasar tergantung surat dari Kemendikbud.

Diakhir kata saya menyampaikan “kepada orangtua yang anaknya belum dapat diterima di SMP Negeri dipersilahkan untuk mendaftar kesekolah swasta supaya pendidikan anak anak kita berlanjut dan harapan saya semoga masalah pandemi ini cepat berakhir.singkatnya. (JN)

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru