Jangan Hanya Bangun Objek Wisata Baru, Pemerhati Lingkungan Eyang Memet Minta Semua Pihak Perhatikan Kelestarian Lingkungan

- Pewarta

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eyang Memet saat menunjukan Tanaman Kina yang ada di penangkaran bibit Kp. Papak manggu Rt 002 Rw 14. Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kab. Bandung . Photo - Lee.

Eyang Memet saat menunjukan Tanaman Kina yang ada di penangkaran bibit Kp. Papak manggu Rt 002 Rw 14. Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kab. Bandung . Photo - Lee.

PASIRJAMBU Kontroversinews.com – Pemerhati lingkungan di Kabupaten Bandung, Eyang Memet menyoroti banyaknya objek wisata baru yang bermunculan di Kabupaten Bandung. Menurut pria paruh baya tersebut, semua orang juga harus memiliki kesadaran terhadap keseimbangan dan kelestarian alam.

“Jadi hari ini orang begitu gencar dengan wisata, alih fungsi, diharapkan ada semacam kesadaran penuh dari masyarakat bagaimana melakukan penyeimbangan antara peruntukkan wisata, peruntukan pertanian,” ujar Eyang saat ditemui di Penangkaran bibit Wana Lestari Anak Nusantra ( WALATRA) di Kp. Papak manggu Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kab. Bandung , Kamis (26/5).

Wana Lestari Anak Nusantra ( WALATRA)salah satu penangkaran bibit dengn berbagai jenis tanamna milik Eyang Memet di Kp. Papak manggu Rt 002 Rw 14. Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu – photo – Lee.

“Tolong jangan diabaikan tentang kaidah konservasi, sehingga alam tetap seimbang dan terjaga kelestariannya,” sambungnya.

Salah satu bentuk menjaga kelestarian alam adalah dengan mengembangbiakkan pohon kina. Kata Eyang Memet, pohon kina memiliki nilai histori bagi Kabupaten Bandung. Diketahui, di lambang Kabupaten Bandung terdapat pohon kina. Disamping itu, di Kabupaten Bandung juga terdapat Pusat Penelitian Teh dan Kina. Namun sayangnya, perkembangan kina di Kabupaten Bandung justru tertinggal.

“Kita ketahui bersama bahwa salah satu lambang dari Kabupaten Bandung adalah pohon kina, terus disini ada Pusat Penelitian Teh dan Kina tapi sementara kina sendiri sudah mulai tertinggal hari ini, sudah tidak lagi menjadi perhatian pemerintah. Kita dengar juga kalau butuh kina, maka harus beli dari Afrika,” tutur Eyang Memet.

Melihat kondisi kina yang tertinggal, Eyang Memet bersama masyarakat mencoba untuk membangun komunikasi dengan PTPN VIII. Katanya, perusahaan milik negara tersebut menyambut dengan baik program konservasi kina.

“Kita juga mengharapkan hadirnya pemerintah, jadi jangan sampai kina hanya dijadikan lambang saja, tapi masyarakat Kabupaten Bandung tidak tahu seperti apa kina dan manfaatnya, bagaimana kina dipandang dari sisi historis, bagaimana Kina dipandang dari sisi kesehatan dan konservasi,” ungkapnya.

Ada sekitar 20 ribu pohon kina yang disiapkan dalam rangka mendukung program konservasi tersebut. Saat ini, umurnya sudah menginjak usia satu bulan. Kata Eyang Memet, proses penanamnya akan dilaksanakan pada November mendatang.

“Proses penanaman awal sebetulnya kita menyiapkan media dulu, karena berbicara kina medianya itu harus jelas, padat dan sebagainya, lantas kita juga disini menggunakan tanah merah,” katanya.

“Ada sepuluh jenis kina, maksimal bulan 11 kita mulai tanam, masuk musim hujan,” pungkas Eyang Memet.

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru