Ilham Dwiguna Penderita Gizi Buruk, Mohon Perhatian Pemerintah

- Pewarta

Selasa, 8 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soreang | Kontroversinews.- Ilham Dwiguna Pangestu (19) anak pertama pasangan Dedi Irawan (41) dan Heni Merinda (38) warga Kampung Babakan Desa RT 03 RW 14 Desa Pamekaran Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung hanya bisa terbaring di tempat tidur setiap hari.

Ilham Dwiguna Pangestu (19) mengalami sakit panas hingga kejang kejang sejak usia satu tahun menyebabkan pertumbuhan badannya terhambat.

Sakit panas hingga kejang kejang sejak usia satu tahun menyebabkan pertumbuhan badannya terhambat dan kaku.

Heni Merinda mengatakan, anak pertamanya itu mengalami sakit panas hingga kejang saat usia satu tahun. Sejak itu kondisi kesehatan Ilham terus menurun hingga di usianya yang hampir 20 tahun, namun berat badannya hanya sekitar 19 kilogram saja. Selain itu, meski pandangan mata dan pendengarannya normal, ia tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Jika ada yang diinginkan, Ilham menangis meminta perhatian ibunya.

“Sejak usia satu tahun mulai terlihat ada kelainan, mulanya sakit panas dan kejang kejang dan itu terjadi terus menerus sampai usianya hampir 20 tahun ini. Sebenarnya sejak dulu juga sering dibawa ke dokter, tapi memang enggak intensif karena kami enggak ada biaya. Jadi yah selama ini cuma diobati seadanya dan juga ke pengobatan alternatif saja,”kata ibu lima orang anak ini, Selasa (8/1/2019).

Menurut Heni, setiap hari Ilham hanya bisa berbaring di tempat tidur dan menonton tv di ruang tamu rumah kontrakan mereka. Namun sayangnya, tv satu satunya itu rusak. Sehingga Ilham seringkali menangis dan marah-marah. Untuk makan dan minum serta buang hajat harus dilayani oleh Heni.

“Sehari hari yah cuma berbaring di tempat tidur dan nonton tv saja. Yah sekali kali saya ajak jalan-jalan sambil berjemur pagi pagi pakai kursi roda,” katanya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru