Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja: Pembangunan SPAM Gambung Sudah Selesai Sejak 2018 Lalu

- Pewarta

Kamis, 16 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan berlubang, di daerah jalan raya Cukanggenteng - Pasirjambu , poto diambil Kamis ( 16/4) Lee || Kontroversinews.com

Jalan berlubang, di daerah jalan raya Cukanggenteng - Pasirjambu , poto diambil Kamis ( 16/4) Lee || Kontroversinews.com

SOREANG | Kontroversinews – Masyarakat pengguna jalan raya antara Pasirjambu-Soreang diingatkan untuk ekstra hati-hati, terutama pada malam hari.

Manajer Junior Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja, Sri Hartati, didampingi  Harry Faisal, secara khusus mengingatkan soal tersebut sekaitan kejadian pengendara sepeda motor terjatuh dan kemudian terpental dan korban mengalami luka pada bagian tangan dan kakinya.

Kejadian Rabu (15/04/20) itu, menurut warga akibat pihak PDAM yang disebutnya tetap membiarkan bekas galian proyek instalasi PDAM Tirta Raharja, yaitu Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung. Proyek tersebut saat ini menyisakan lobang-lobang di antaranya di sepanjang jalan raya  Pasirjambu – Soreang.

Manajer Junior Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja Sri Hartati, didampingi staf Humas Harry Faisal.

Atas tudingan yang dialamatkan warga kepada PDAM Tirta Raharja itu, Tati – sapaan akrab Manajer Junior Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja Sri Hartati, menampik disebut sebagai pihak yang bersalah. Pasalnya, kata Tati, pembangunan SPAM Gambung sudah diselesaikan sejak tahun 2018, sehingga penyediaan air minum di Desa Sadu sudah bisa dioperasikan walaupun belum maksimal.

“Tetapi jika dari pembangunan tersebut menghasilkan dampak terhadap infrastruktur disekitarnya, maka hal tersebut merupakan tanggung jawab DPUTR Kabupaten Bandung. Dalam hal ini PDAM Tirta Raharja sudah memberikan dana untuk pengerjaan perbaikan jalan kepada DPUTR,” katanya. Dengan demikian, perbaikan jalan atau galian bekas proyek instalasi PDAM itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab DPUTR, karena sudah kami berikan dananya,” ungkap Hj.Tati, Kamis (16/4/2020).

Selanjutnya Hj, Tati menganjurkan, warga sekitar atau pengguna jalan yang merasa terdampak oleh kondisi sekarang idealnya melapor ke pemerintah terdekat, paling tidak ke aparat pemerintahan desa setempat. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru