Hari Pertama Operasi Patuh Lodaya, 435 Pengendara Melanggar Lalu Lintas

- Pewarta

Kamis, 29 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG | Kontroversinews – Hari pertama operasi Patuh Lodaya yang dilaksanakan Satlantas Polres Bandung, Kamis (29/8), pelanggar lalu lintas yang terjaring razia didominasi oleh pengendara yang tidak memakai helm dan melawan arus. Total sementara sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00 Wib, terdapat 435 pengendara yang melanggar lalu lintas di Kabupaten Bandung.

“Kami diawali dengan melaksanakan patroli hunting dengan kasat mata atau dilihat personel, kurang lebih 435 target sasaran operasi (pelanggar) itu masih banyak,” ujar KBO Lantas Polres Bandung, Iptu Kiki Hartaki saat ditemui di lokasi di Jalan Al-Fathu Soreang, Kamis (29/8).

Ia mengungkapkan, pelanggaran yang ditemukan mayoritas penumpang tidak menggunakan helm dan melawan arus khususnya di Rancaekek. Selain itu, masih banyak pengendara yang nekat menerobos petugas yang tengah melaksanakan operasi Patuh Lodaya.

“Memang hal tersebut (menerobos) fakta terjadi. Pengendara dipastikan tidak mau berhenti itu karena ada pelanggaran. Buktinya saat diperiksa tidak memiliki surat izin mengemudi dan langsung ditilang,” katanya.

Menurutnya, dalam operasi patuh lodaya pihaknya memiliki tujuh sasaran yaitu pengendara yang tidak menggunakan helm SNI. Kemudian tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara yang berada dibawah pengaruh minuman keras (miras).

Selain itu, pengendara yang melebihi batas kecepatan, melawan arus serta memakai rotator. Katanya, pelaksanaan operasi Patuh Lodaya akan dilaksanakan sejak Kamis (29/8 hingga (11/9) mendatang.

“Arahan Korlantas sasaran Patuh Lodaya 2019 ada tujuh sasaran. Hari ini kita mulai operasi patuh Lodaya 2019 sejak 29 Agustus hingga 11 September,” ungkapnya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru