H.SANUSI S.P M.P BERIKAN HAK JAWAB TERKAIT PEMBERITAAN PROGRAM P2L

oleh -7 views
Kabid pengolahan dan hasil pangan Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kab. Kuningan

KUNINGAN Kontroversinews.com- Program P2L (pekarangan pangan lestari)untuk Kab Kuningan tahun 2021 telah teralisasi dengan baik dan sukses yang mana program P2L ini di lakukana oleh kelompok masyarakat dengan tujuan memenuhi gizi cepat dan dapat bernilai ekonomis untuk membantu kebutuhan kelompok masyarakat,namun di akhir penghujung tahun program P2l mendapat sorotan dari beberapa media.

Selasa,7/12/2021,di ruang kabid H.Sanusi S.P M.P selaku kabid pengolahan dan hasil pangan Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian memberikan hak jawab terkait munculnya pemberitaan miring salah satu media online.

Kabid Sanusi menuturkan bahwa program p2l ini saya rasa di rasa sukses dan mendapat pujian dari pengawas bahwa program p2l kab kuningan cukup bagus,karna kami selaku orang dinas ingin yang terbaik untuk masyarakat dan dapat meningkatkan nilai ekonomi kelompok masyarakat. Terkait isu dugaan potongan oleh orang dinas,saya tidak merasa dan tidak pernah mengintruksikan ke bawahan untuk memotong anggaran kelompok. Sebab anggaran dari provinsi senilai 50 juta,masuk ke rekening kelompok semua,dan saya ngasih arahan ke setiap kelompok untuk mempergunakan anggaran sesuai RKAA sesuai RAB,yang penting sesuai speak baik KBD,pupuk,bibit,dan alat sarana program.

Biar mendapatkan hasil yang maksimal dan bernilai ekonomis bagi kelompok,terkait isu pemotongan 20 juta itu tidak benar,karna saya tidak mau memotong itu semua hak kelompok masyarakat,mungkin ada yang bertanya kelompok masyarakat bagaimana program terdahulu…biar sukses yang sekarang…?ya saya jawab silahkan cari yang kompeten dan berkwalitas baik.

Mau Kbd,pupuk,bibit,dan yang lainya,dan saya rasa kalau saya tinjau di lapangan tidak ada permasalahan,justru banyak yang sudah panen dan berkesinambungan,intinya kami pihak dinas dalam hal ini saya selaku kabid pengolahan dan hasil pangan tidak pernah memotong ,karna sekali lagi saya bilangin anggaran 50 juta masuk langsung ke rekening kelompok, dan di sisakan di rekening kelompok 2 juta untuk pasca panen,jadi dana awal yang di terima kelompok 48 juta untuk program p2l ini.justru dinas ketahanan pangan dan pertanian hanya pengawasan dan pembinaan saja biar program ini sukses dan berhasil,saya berharap semoga kelompok masyarakat di kabupaten kuningan setiap tahun mendapatkan program p2l ini, jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *