Groundbreaking Pelebaran Alur Tano Ponggol

oleh -327 Dilihat
oleh

Samosir | Kontroversinews.-Bupati Samosir, Drs. Rapidin Simbolon MM, didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(FKPD) Kabupaten Samosir melakukan peletakan batu pertama(Ground Breaking) pelebaran alur Tano Ponggol di Desa Parsaoran satu Kecamatan Pangururan, Senin (26/2).

Turut hadir, Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga, Anggota DPR RI, Rosslynda Marpaung, Ketua DPRD, Rismawaty Simarmata, Kapolres Samosir, AKBP, Agus Darojat, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara dua, Roy Pardede, Kepala BPKP, Sihar Panjaitan, pimpinan SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Mewakili tokoh masyarakat, A. Siska Naibaho dalam sambutannya mengucapkan terima- kasih dan mengaparesiasi perhatian pemerintah pusat dan daerah atas terlaksananya pelebaran Tano Ponggol. ” Kami tahu bahwa sangat susah untuk mengarahkan proyek-proyek pembangunan itu ke Samosir. Namun, kami juga mengharapkan kepada kontraktor agar melibatkan masyarakat maupun pemuda setempat untuk pengerjaan Tano Ponggol itu. Demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Samosir,”ujarnya.

Anggota DRR RI, Rooslynda Marpaung menegaskan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengarahkan pembangunan-pembangunan yang ada di pusat agar diberikan ke Samosir. Dan juga akan terus berupaya agar pemerintah pusat senantiasa memberikan perhatian ke kawasan Danau Toba.

” Diminta dan diharapkan kepada rekanan atau kontraktor pengerjaan agar lebih mengutamakan pola keselamatan dan kesehatan kerja(K3). Dengan harapan seluruh pelaksanaan pengerjaan nantinya dimulai dari awal sampai dengan berakhirnya bisa berjalan dengan lancar,”kata anggota DPR RI komisi V Rooslynda Marpaung

Bupati Samosir dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang begitu besar memberikan perhatian ke Samosir, yang diperkirakan mencapai Rp. 2000 Milyar lebih. Diantaranya, pelebaran Tano Ponggol, pelebaran jalan lingkar Samosir, pembangunan pelabuhan dermaga maupun penambahan empat unit kapal ferry.

Menurutnya, untuk itu seluruh lapisan masyarakat juga harus memberikan perhatian dan keseriusan terhadap pembangunan yang akan datang. Sesuai visi dan misi Pemkab Samosir berdaya saing pariwisata dan pertanian.

Ditambahkannya, berbagai pembangunan tersebut merupakan awal untuk kita bangkit dan sehati sepikir untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada. “Saya pastikan pemerintah tidak akan ada yang mengambil keuntungan pribadi terhadap pembangunan di Samosir. Serta jangan kita harapkan kesempatan yang kedua, kalau kita tidak memberikan perhatian dan keseriusan terhadap pembangunan itu,”kata Bupati Samosir.

Ditempat yang sama, Kepala BWS Sumatera Utara dua, Roy Pardede mengatakan, pihaknya bersedia dan siap untuk melibatkan masyarakat Samosir dalam pengerjaan pelebaran jembatan tersebut, sesuai sertifikasi keahlian yang dimilikinya. Sebelumnya, acara peletakan batu pertama diawali dengan ibadah singkat dan dilanjutkan dengan pemukulan tagading(gendang) tanda dimulainya pengerjaan pelebaran alur Tano Ponggol. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *