Gelombang Tinggi Nelayan Cirebon Jadi Kuli Bangunan

- Pewarta

Sabtu, 7 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon | Kontroversinews.- Nelayan Cirebon, Jawa Barat, beralih profesi sementara menjadi kuli bangunan, kuli aspal dan lainnya karena adanya angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi.

“Saya memiliki 20 orang pekerja di kapal dan mereka memilih bekerja di darat sebagai kuli bangunan, pengaspal dan lainnya,” kata seorang nelayan Warkuto di Cirebon, Jumat.

Menurut Warkuto, anak buahnya beralih pekerjaan, karena cuaca di perairan Cirebon sedang tidak baik, dimana gelombang tinggi dan angin kencang.

Kapal para nelayan, lanjut Warkuto, saat ini semuanya hampir disandarakan di muara sungai, ini karena mereka tidak bisa melaut.

Di sungai yang berbatasan langsung dengan Laut Cirebon itu, terlihat ratusan perahu nelayan yang bersandar dan tidak dioperasikan. Perahu berjajar dari muara sungai, hingga wilayah yang paling dangkal. “Jumlahnya sekitar 350 perahu,” tuturnya.

Namun Warkuto lebih memilih untuk memperbaiki jaring yang biasa ia gunakan, karena angin saat ini cukup kencang. Sehingga, kondisi tersebut cukup membahayakan nelayan kecil seperti dirinya.

Angin yang kencang, kata Warkuto, akan berpengaruh terhadap arus yang cukup kencang. Sehingga ketika ia memaksakan menangkap ikan dengan kondisi angin kencang, sangat besar kemungkinannya, perahunya tidak kuat untuk menahan dan membuatnya terbalik.

Di tempat yang sama nelayan lain, Tohari mengatakan angin kencang yang melanda Cirebon saat ini, membuatnya juga memilih bersandar dibanding melaut.

“Kalau angin kencang seperti saat ini susah juga untuk menangkap ikannya,” katanya.

Dikutip dari: antaranews.com

Berita Terkait

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda
Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda
Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan
Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong
bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah
SLIK OJK Jadi Penghalang, Warga Sulit Akses Kredit Meski Sudah Lunas
Promosi Wisata Perlu Digencarkan, Walini Rancabali Harapkan Perhatian Pemkab Bandung
PDAM Kuningan Jamin Peningkatan Pelayanan Pelanggan Akan Meningkat

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:58

Pemda Kuningan dan Bank Kuningan Resmi Teken PKS Pengelolaan dan Branding Taman Setda

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:16

Perkuat Ekonomi Digital, Pemkot Cirebon Tekankan Etika Komunikasi bagi Wirausahawan Muda

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:43

Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Brebes Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:28

Pedagang Pasar Ciwidey dan PT Mentari Sepakati Penyesuaian Harga Ayam Potong

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:13

bjb Optimistis BEREHAN Tidak Hanya Gerakan Berkurban, Tapi Pendorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru