Ganjar Pranowo “Jokowi Lebih Baik Dari Pemimpim Sebelumnya”

- Pewarta

Sabtu, 27 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo (Foto/@ganjar_pranowo)

Ganjar Pranowo (Foto/@ganjar_pranowo)

JAWA TENGAH (Kontroversinews.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai Presiden Joko Widodo memiliki ketidaksempurnaan dalam memimpin Republik Indonesia. Namun, menurut dia, Jokowi lebih baik dari pemimpin sebelumnya.

“Saya melihat apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi tentu tidak sempurna. Tapi, jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya, dan hasilnya kita bisa nyata,” kata Ganjar saat acara temu basional Relawan Jokowi secara virtual pada Kamis, 25 Maret 2021.

Menurut dia, saat Jokowi membangun bendungan, jalan raya dan infrastruktur lainnya banyak yang nyinyir. Memang, nyinyirisme ini sebagai paham baru bahwa apa yang disampaikan atau dikerjakan seorang pemimpin itu tidak ada untungnya. Bahkan, sebagian kalangan hanya bisa maki-maki saja.

“Nah, semestinya yang bisa menerjemahkan adalah kita yang di daerah. Itulah yang hari ini suara harus kita edukasi. Tentu saja, saja ketidaksempurnaan itu kita mesti jangan selalu baperan ketika ada mereka yang memberi koreksi kepada kita,” jelasnya dilansir dari Viva.co.id.

Ganjar pun menyebut ketika pembangunan infrastruktur jalan tol oleh Presiden Jokowi di sejumlah daerah. Ada kepala daerah baik bupati atau wali kota yang beranggapan kampungnya bakal menjadi kota mati.

Kata dia, pemikiran seperti itu keliru. Mestinya, kepala daerah berpikir positif dengan adanya jalan tol karena seperti memudahkan akses.

“Dengan adanya tol kita berpikir aksesnya lebih gampang, daerahnya kamu tumbuhkan. Itu hanya dua saja, inovasi dan kreasi. Ketika kreasi dan inovasi itu bisa dilakukan dan tempatnya menarik, orang akan datang. apakah investasi, apakah mau piknik atau menikmati tempat-tempat yang indah di area itu atau tempat makan yang enak,” ujar politikus PDIP itu.

Apalagi, Ganjar mengaku pernah ngobrol-ngobrol dengan rekannya yang bertugas di Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menghitung dampak positif dari adanya jalan tol tersebut yang menumbuhkan industri baru. Barangkali, kata dia, orang lain tidak banyak yang menghitung ini.

“Maka, kalau kita bicara outcome dari pembangunan infrastruktur seorang Pak Jokowi, sebenarnya pertumbuhan ini mulai muncul luar biasa. Tentu saja, pada saat yang sama pukulan keras terjadi karena adanya pandemi COVID-19,” katanya.

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru