Bripka Heri Nalom Opungsunggu Sumbangkan Betor kepada Korban Lakalantas.

oleh -4 views

Samosir kontroversinews.Wujud empati yang kerap ditunjukkan Bripka Heri Nalom Opungsunggu, dalam membantu meringankan beban seseorang yang terkena musibah sudah tidak asing lagi kita dengar. Anggota polisi lalulintas (Polantas) Polres Samosir yang baru saja naik pangkat setingkat lebih tinggi pada 31 Desember 2020 kemarin kembali membuat haru masyarakat Kabupaten Samosir, dengan memberi sumbangan becak bermotor (betor) kepada korban lakalantas, Marojahan Malau, Kamis (21/1/2021).

Atas bantuan itu, Marojahan Malau sangat berterima kasih kepada Bripka Heri Nalom Opungsunggu. Sambil menangis haru ia sangat bersyukur walaupun dalam musibah, dikarenakan becak motor yang selama ini digunakan mengalami kecelakaan ditabrak truk hingga becak tersebut hancur total dan tidak dapat dipergunakan lagi.

Marojahan Malau kepada wartawan mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Jl. Umum Ronggur Nihuta–Pangururan tepatnya di Sidalu dalu Desa Pardomuan I, Kec. Pangururan, Kab. Samosir, Selasa (12/5/2020) silam sekira pukul 23.00 WIB. Peristiwa lakalantas itu terjadi saat mobil truk warna kuning BK 8488 SR yang tidak diketahui identitas pengemudinya (marga Hutabarat) melaju dengan kecepatan tinggi.

Kala itu, pengemudi mobil tdak dapat mengendalikan truknya hingga menabrak 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam BB 1693 CA yang dikemudikan oleh Holmes M. Sihotang, dimana mobil tersebut saat itu sedang berhenti di sisi kiri jalan. Akibat tabrakan itu, mobil Avanza tersebut terdorong kedepan hingga sejauh 7 meter.

Masih dikatakannya, pengemudi mobil truk membelok ke arah kanan jalan (jalan dari Ronggur-Pangururan) sehingga menabrak 3 unit betor jenis Honda BB 3248 CD, betor Honda BB 6675 CA dan betor milik Marojahan yang sedang terparkir di kanan jalan.

Setelah sekian lama mencari keadilan, akhirnya mereka melakukan kesepakatan berdamai dengan rincian pemilik mobil avanza mendapat ganti rugi sebesar Rp.10 juta dan Marojahan Malau mendapat ganti rugi sebesar Rp. 10 juta. Hal itu lantas tak membuat Marojahan Malau puas dan merasa tidak mendapat keadilan sembari berusaha meminta ganti rugi kepada pemilik mobil.

Sementara pemilik mobil juga merasa dirugikan dan sudah tidak punya uang lagi, bahkan mobil truk miliknya terpaksa harus ditarik leasing karena tidak sanggup membayar ganti rugi dan juga biaya angsuran yang sudah menunggak selama 5 bulan.

“Lalu, Bripka Heri Nalom Opungsunggu memanggil kami dengan mengatakan ‘saya tahu semua pihak sangat dirugikan dalam kejadian ini, pemilik truk, pemilik Mobil Avanza dan pemilik becak. Namun kita harus bersyukur karena tidak ada korban jiwa melainkan korban materi saja, karena kecelakaan ini tidak ada yang menginginkan dan tidak diduga dan memang sangat tidak kita terima,” kata Marojahan menirukan ucapan Bripka Heri.

Begitupun, Marojahan mengaku paling dirugikan atas musibah ini, karena dari hasil menarik becak ini untuk membiaya kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Akhirnya, Bripka Heri Nalom Opungsunggu membantu saya dengan membeli sepeda motor Honda CB tahun 2019 seharga Rp 18 juta dan menempah bak betornya seharga Rp. 5 juta. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sudah bisa mencari nafkah lagi. Jarang menemukan polisi seperti ini, bukan meminta uang malah mengeluarkan uang,” kata Marojahan terharu sembari matanya berkaca-kaca.

Bripka Heri Nalom Opungsunggu ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/1/2021) membenarkan hal tersebut. Ia mengaku melakukan hal itu dikarenakan Marojahan Malau hanya mempunyai pencaharian dengan menarik betor. Sementara pemilik mobil juga kasihan dikarenakan mobilnya direlakan ditarik leasing untuk membantu sebagian korban sehingga biaya yang dapat diberikan pihak kepada pemilik becak hanya sebesar Rp. 10 juta.

“Biaya untuk membeli sepeda motor dan bak becak totalnya mencapai Rp. 23 juta. Dari lubuk hati paling dalam dan uang saya pribadi maka saya belikan. Semoga Pak Marojahan bisa menarik betor lagi untuk menafkahi keluarganya,” ucapnya.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *