Berikan Bantahan Ke Media Lain, Sartim Kuwu Desa Kaliwedi Kidul Di Duga Hendak Adu Domba Wartawan

- Pewarta

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – Merasa Risih diberitakan tentang istrinya yang diduga membayang-bayangi dirinya dalam memimpin desa, Sartim, Kuwu Desa Kaliwedi Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat oleh wartawan media ini dan sulitnya mendapatkan nomer handphone pribadi untuk agar bisa dikonfirmasi membuat bantahan ke media lain. dengan judul “Kuwu Sartim Bantah Dugaan Istrinya Yang Kendalikan Kepemimpinan Desa Kaliwedi Kidul”, media tersebut menjelaskan bahwa dugaan istrinya yang kendalikan kepemimpinan Desa Kaliwedi Kidul tersebut telah menjadi perbincangan hangat yang memerlukan klarifikasi faktual. ditambahkan oleh media lain tersebut, bahwa untuk menanggapi isu yang berkembang, dibantah dengan tegas oleh Kuwu Sartim dan kemudian langsung memberikan klarifikasi untuk meluruskan berbagai pemberitaan yang beredar yang menyudutkannya.

 

Bahkan Hardomo Camat Kecamatan Kaliwedi pun ikut berkomentar yang membenarkan bahwa informasi yang menyebut Kuwu Sartim tidak menggunakan alat komunikasi telepon genggam selama menjalankan tugas kepemimpinan sebagai Kuwu di Desa Kaliwedi, dan berkaitan dengan berbagai urusan yang hanya dapat diakses melalui istrinya, Saodah, Camat Hardomo mengimbau agar bisa memastikan dengan pasti mengenai isu tersebut dan Ia pun menyarankan untuk mengkaji lebih dalam terkait isu yang beredar sehingga tidak termakan isu hoax. dan Camat Hardomo pun berkata dimedia lain itu dengan menyalin kalimat wartawan media ini pada pada pemberitaan sebelumnya “Kalau nggak salah, Kuwu Sartim memang tidak memegang ponsel. namun, (ditambahi kalimat berikut ini, red) ini tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kebijakan desa sepenuhnya dikendalikan oleh istrinya,”. hal ini tentunya mengundang tanda tanya besar, mengapa Kuwu Sartim dan Camat Hardomo tidak memberikan hak koreksi serta hak jawabnya (bantahan, red) kepada wartawan media ini. kenapa harus memakai media lain, apakah tidak tahu perihal apa dan bagaimana menyikapi suatu pemberitaan atau memang pura-pura tidak tahu.

 

Kalau tidak tahu, ironis rasanya, sekelas Kuwu dan Camat yang kepemimpinannya dianggap nomer 1 di pemerintahannya masing-masing itu tidak tahu. dalam bantahannya dengan memakai media lain, Kuwu Sartim dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan amanat undang-undang dan peraturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. bahkan disetiap keputusan yang berkaitan dengan Pemerintah Desa Kaliwedi Kidul dirinya memaparkan selalu mengedepankan musyawarah dengan melibatkan unsur BPD, bahkan menurut pengakuannya bahwa seluruh keputusan diambil berdasarkan hasil musyawarah desa yang melibatkan perangkat desa dan BPD. Kuwu Sartim tidak membenarkan jika kebijakan dirinya sebagai Kuwu sepenuhnya dipengaruhi oleh istrinya. dan pengakuan itu di ungkap Kuwu Sartim melalui pernyataan tertulis yang disampaikan kepada media lain tersebut. lalu wartawan media ini kembali melakukan konfirmasi kepada Hardomo Camat Kecamatan Kaliwedi lewat pesan singkat chatting whatsapp pada Kamis 30 Januari 2025, namun hingga berita ini dibuat tidak ada tanggapan sama sekali. dan maksud serta apa tujuan Sartim Kuwu Desa Kaliwedi Kidul memberikan bantahan kepada media lain, ini bisa di duga Kuwu Sartim hendak mengadu domba wartawan. (Kusyadi)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru