CIMAHI, KontroversiNews – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Muhammad Ronny mengajak masyarakat Kota Cimahi untuk mandiri memilah dan mengolah sampah, baik sampah jenis Organik ataupun jenis sampah Anorganik.
Ronny mengatakan, bank Sampah Induk Cimahi (Samici) yang berada di Jalan Usman Domiri, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, siap menampung berbagai jenis sampah Anorganik, beberapa diantaranya seperti Buku, Kertas, Kardus, “Bahkan sampai pecahan kaca itu bisa disetorkan, ada nilainya” kata M. Ronny.
Bank Samici sudah menyiapkan petugas untuk melayani masyarakat yang mengumpulkan sampah Anorganik. selain itu Bank Samici juga bekerjasama dengan 200 bank sampah unit yang tersebar disejumlah kelurahan.
“Ada yang disekolah, ada yang di RW, ada di instansi, jadi tersebar bank unitnya” jelas Ronny.
Pihaknya juga melakukan penjemputan sampah jenis tersebut secara berkala sesuai jadwal yang ditetapkan. Saat ini ada dua unit armada yang siap melakukan pelayanan sampah olahan Anorganik, dua unit tersebut dikatakan Ronny masih memadai dalam melakukan pelayanan.
Pengelolaan Bank Samici ditangani langsung oleh DLH Kota Cimahi, namun untuk dilakukan penyuluhan dan sebagainya DLH Kota Cimahi melibatkan pihak Swasta. “Beberapa swasta kita libatkan” tuturnya.
Sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) :
Kendati sejauh ini tidak ada kendala dalam melakukan aktifitas pembuangan sampah ke TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat, namun rencana TPA Sarimukti yang rencananya akan ditutup pada 2023 mendatang, Pemerintah Kota Cimahi harus siap dalam bidang anggaran yang lebih tinggi guna kebutuhan pembuangan sampah ke TPA Baru.
“Kita harus membuang sampahnya ke TPA Legok Nangka, TPA Legok Nangka lebih jauh maka anggaran juga untuk operasional juga pasti bertambah” tutupnya. (Can)








