Serang | Kontroversinews.-Kurangnya Personel Di Instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Provinsi Banten Putar Otak. Untuk Itu Dalam Waktu Dekat, Pemkab Akan Merekrut Pegawai Kontrak Untuk Membantu BPBD Kab.Serang Banten
Kepala Badan BPBD Kab.Banten H.Nana Dirinya Membenarkan Bahwa Telah Terjadi Perekrutan Untuk Kategori Pertama Sebanyak 40 Orang Dan Kategori 2 Rencana Sebanyak 70 Orang Bahkan Dalam Rencana Kebutuhan Itu Lebih Dari Pada Itu Dan Akan Sesegera Mungkin Merekrut Untuk Mambantu Kegiatan Di BPBD Kekurangan Personel Di Instansi BPBD Akan Kita Atasi Dengan Merekrut Pegawai Kontrak Dan Kita Harapkan Ini Bisa Segera Direalisasikan .
Dia menjelaskan, penerimaan tenaga kontrak ini dilakukan sebagai solusi alternatif di tengah belum jelasnya rencana penerimaan PNS baru dari Pemerintah Pusat. Sementara penambahan pegawai baru untuk BPBD bersifat mendesak, mengingat jumlah personel sangat minim.
“Potensi bencana kerap terjadi kapan saja, sehingga akan menyulitkan Pemerintah bila membutuhkan personel untuk mengatasi penanggulangan bencana,” jelasnya.
Menurutnya, penambahan personel baru satuan tugas (satgas) bencana wajib dipenuhi untuk berjaga-jaga. Terlebih bila sudah terjadi bencana, jelas akan memerlukan banyak personel untuk penanggulangan lokasi bencana maupun evakuasi korban
Kepala BPBD Kab.serang H.Nana mengatakan, BPBD masih kekurangan personel di tengah bersiaga menghadapi potensi bencana.
“Kami masih mengalami kekurangan personel, sehingga berpotensi menyulitkan lembaga dalam menangani keadaan darurat bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi di wilayah Kabupaten serang propinsi Banten ,” ungkapnya.
Berbicara mengenai perekrutan yang selalu identik dengan balas jasa dan kali ini pun ternyata kuat dugaan adanya penyalah gunaan wewenang dan penyelewengan yang berakhir kepada telah terjadinya gratifikasi .
Menyinggung rumor berkembang tersebut Kepala Badan BPBD Kab.Serang Nana saat dipinta tanggapannya mengenai hangatnya rumor berkembang dirinya mengakui bahwa hingga saat ini tidak mengetahui adanya pungutan yang diduga mencapai puluhan juta tersebut, kalaupun ada yang mengasih menurut pengakuannya itu adalah hanya sipatnya balas jasa yang besarannya 1 sampai 2 juta dan itupun tidak banyak .” Aku Nana
Namun walaupun begitu dirinya tidak menampik adanya dugaan itu karena menurutnya saya tidak bisa mengontrol semua jajaran dan setapnya jadi barangkali benar adanya saya akan sek dan akan saya telusuri dulu barangkali ada jajarannya yang bermain tanpa sepengetahuan saya.kalaupun ada dilapangan pungutan seperti itu berarti saya kecolongan selama ini.”keluhnya.
Melihat rumor yang hangat diperbincangkan dengan telah terjadinya adanya pungutan serta pengakuan kepala Badan yang mengatakan bahwa itu adalah sebuah balas jasa jelas itu adalah pelanggaran, untuk itu kita berharap Bupati Kab.Serang bisa cepat tanggap menyikapinya jangan sampai menjadi preseden buruk di kemudian hari yang pada ahirnya mencederai institusi itu sendiri apalagi kabarnya perekrutan itu sendiri rencana akan ditempatkan di damkar tetapi paktanya di lapangan malah di tempatkan di bagian penanggulangan bencana. Hal itu juga ahirnya menjadi menjadi pergunjingan di kalangan para peserta saat mengungkapkan keluhannya pada awak media, begitu juga dengan berpariatifnya pungutan menjadi tanda tanya besar di kalangan peserta calon karena menurutnya apa yang membedakan sehingga yang satu dipungut dengan jumlah sekian sementara yang lain lebih dari itu bahkan ada yang dibawah dari itu. ( dens/dhian st)








