Kuningan Lima Kali Raih Wajar Tanpa Pengecualian

- Pewarta

Jumat, 31 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan | Kontroversinews.-PEMERINTAH Kabupaten Kuningan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2018 dengan ini Kabupaten Kuningan meraih WTP 5 kali berturut turut. Opini ini disampaikan dalam kegiatan penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah di kantor BPK Provinsi Jawa Barat Jalan Moch. Toha 164 Bandung, Senin 27/05/2019.
Penyerahan LHP BPK dilakukan secara terbuka di auditorium gedung BPK Provinsi Jawa Barat. LHP diserahkan oleh kepala perwakilan Provinsi Jawa Barat , Arman Syifa, S.ST., M.Acc., Ak. Kepada Bupati Kuningan H.Acep Purnama SH.,MH dan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Rana Suparman S.Sos. Pada kesempatan kali ini, penyerahan LHP tersebut disaksikan langsung oleh Auditor Utama Keuangan Negara V, Dr. Bambang Pamungkas MBA., CA, Ak. Turut mendampingi bupati Kuningan Sekertaris Daerah Kuningan Dr.H.Dian Rachmat Yanuar M.Si, Kepala BPKAD Drs. Apang Suparman, M.Si, Kepala Bagian Umum Setda Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP., Msi, Kepala Bagian Humas Setda Dr.Wahyu Hidayah, S.Hut., M.Si.
Pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan . Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan laporan keuangan . Pemeriksaan keuangan tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.
Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang undangan, khusunya yang berdampak adanya potensi dan indkasi kerugian negara, maka hal ini harus diungkap dalam LHP.
Dalam batas tertentu terkait materialitasnya, hal ini mungkin mempengaruhi opini atau mungkin juga tidak mempengaruhi opini atas kewajaran LK secara keseluruhan. Permasalahan yang masih ditemukan di lingkungan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat yang perlu mendapat perhatian bersama diantaranya adalah permasalahan dalam pengadaan barang jasa yang menimbulkan indikasi kerugian daerah, pengelolaan rekening yang tidak sesuai ketentuan sehingga menimbulkan potensi kecurangan, pengelolaan aset tetap yang masih bermasalah baik secara penatausahaan maupun pemanfaatannya, dan permasalahan pengelolaan PBB P2 yang sampai sekarang masih banyak yang belum tuntas. Permasalahan-permasalahan tersebut masih ditemukan namun nilainya tidak material sehingga BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian kepada keempat belas Pemerintah Daerah yang menerima LHP BPK.(D.setiawan)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru