Jabar Bisa Menjadi Provinsi Percontohan Konversi Kendaraan BBM ke Kendaraan Listrik, Ini Kata Kang Emil

- Pewarta

Sabtu, 17 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama rombongan datang ke lokasi wisata Jembatan Gantung Rengganis dengan menggunakan motor listrik, Sabtu (17/9/2022). Foto – Lee

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama rombongan datang ke lokasi wisata Jembatan Gantung Rengganis dengan menggunakan motor listrik, Sabtu (17/9/2022). Foto – Lee

RANCABALI Kontroversinews.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Bandung selatan dengan menggunakan kendaraan/sepeda motor listrik, Sabtu (17/9/2022).

Kunjungan kerja dalam rangka Temu Pemimpin untuk Aspirasi Masyarakat (TEPAS) Wisata Asik itu puncaknya digelar di Kinara Resto Jembatan Gantung (Suspension Bridge) Rengganis di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan itu, Gubernur bersama rombongan datang dengan menggunakan motor listrik melalui rute Ciwidey – Legokondang menuju lokasi objek wisata Jembatan Gantung Rengganis.

Gubernur mengatakan, pihaknya serius dan optimistis Jawa Barat bisa menjadi provinsi percontohan konversi kendaraan BBM ke kendaraan listrik. Sebab ada beberapa faktor penting, pertama, pabrik kendaraan (mobil) listrik sudah ada di Jawa Barat.

“Faktor kedua, pabrik baterai listrik juga sudah ada di Jawa Barat. Faktor ketiga, pabrikan kendaraan (motor) listrik Gesit sudah ada juga di Jawa Barat dengan skala korporasi,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Karena itu, lanjut Kang Emil, Jawa Barat harus memberikan contoh pelaksanaan konversi kendaraan listrik. “Pengguna kendaraan listrik tidak akan terdampak langsung ketika terjadi kenaikan harga BBM,” ujarnya kepada awak media.

Pengguna kendaraan listrik, ujarnya lagi, bisa menekan anggaran atau pengeluaran uang untuk bahan bakar kendaraan.

Kang Emil juga menyebutkan, pabrik mobil listrik baru saja diresmikan pemerintah pada Maret 2022 ini, yang letaknya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Dengan adanya dua infrastruktur penting ini saya merasa sangat yakin Jawa Barat bisa menjadi provinsi pelopor masifnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Manajer Operasional Suspension Bridge Rengganis, Hendri Apriawan mengaku senang dan bangga dengan kedatangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama rombongan.

Menurut Hendri, kedatangan Ridwan Kamil sendiri sebenarnya dalam rangka kunjungan kerja dengan kegiatan TEPAS Wisata Asik yang perjalannya menggunakan kendaraan motor listrik.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama rombongan datang ke lokasi wisata Jembatan Gantung Rengganis dengan menggunakan motor listrik, Sabtu (17/9/2022). Foto – Lee
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat berada di Kinara Resto Jembatan Gantung Rengganis, Patengan Rancabali, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/9/2022). Foto – Lee

“Kami sangat senang karena lokasi tujuan Pak Gubernur adalah Jembatan Gantung Rengganis,” ujar Hendri seraya menyebutkan, pihak pengelola Suspension Bridge Rengganis hanya memfasilitasi tempat saja.

Hendri berharap, kedatangan Gubernur Jabar dan rombongan bisa membawa dampak positif untuk kunjugan wisata ke Suspension Bridge Rengganis.

“Ya, mudah-mudahan dengan datangnya Kang Emil ke tempat kami ini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Jembatan Gantung Rengganis,” harap Hendri.

Saat ini, lanjut Hendri, wahana yang ada di tempat wisata tersebut, selain Suspension Bridge Rengganis, juga bulan depan akan dibuka wahana baru, yakni Keranjang Sultan, sebuah wahana yang hampir mirip dengan playing pox.

Dari Keranjang Sultan, kata Hendri, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa indah, bisa melihat hamparan kebun teh Rancabali dan Cibuni, serta bisa melihat kawah Rengganis dari atas.

Nantinya memang tiket masuk ke Kawah Rengganis akan naik. “Sekarang kan tiga paket Rp 100 ribu, yakni untuk Jembatan Gantung, Patenggang, dan Glamping Lakside. Maka dengan adanya Keranjang Sultan, tiketnya menjadi kurang lebih Rp 150 ribu,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru