Kemendikbudristek: Vaksinasi Covid-19 Bukan Syarat Wajib Siswa Ikut PTM

- Pewarta

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesjen Kemendikbudristek Suharti. Ist

Sesjen Kemendikbudristek Suharti. Ist

JAKARTA Kontroversinews.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek) Suharti mengatakan, siswa yang ingin mengikuti pendidikan tatap muka (PTM) tidak diperlukan untuk vaksinasi Covid-19.

Menurut Suharti, emerintah terus mempromosikan tujuan vaksinasi Covid-19 untuk menekan propagasi virus. Namun, ini hanya berlaku untuk tenaga kependidikan, bukan untuk siswa atau siswa.

“Namun, vaksinasi siswa tidak pernah menjadi persyaratan untuk implementasi dan partisipasi siswa di PTM,” kata Suharti pada Senin (28/3/2022).

Namun, Pemerintah PTM masih dipertimbangkan oleh pemerintah. Menurutnya, ini merujuk pada keselamatan, kesehatan dan kenyamanan kekuatan pendidikan dan juga siswa di tengah pandemi Covid-19, yang masih terpengaruh.

“Masih sangat penting bahwa pendidikan dan kantor sekolah terus memastikan pembelajaran sehingga semua siswa dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan menyenangkan,” katanya.

Suharti menekankan, seluruh sekolah masih membuat titik referensi dan perumusan PTM menurut empat menteri SKB. “Untuk implementasi PTM dibatasi untuk mengikuti pedoman di empat Menteri terakhir SKB,” katanya.

Dia melanjutkan, kebutuhan akan vaksinasi bagi siswa adalah bagian dari hal-hal yang terkandung dalam SKB empat menteri. Karena vaksinasi akan menjadi penambahan kondisi yang tidak setuju dengan SKB.

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru