15.000 Siswa di Gugus Tiga SMP Ikuti PAT

- Pewarta

Senin, 21 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMPN 1 Ciwidey terlihat ceria usai melaksanakan PAT di hari pertama di SMPN1 Ciwidey Jl. Babakan tiga desa Ciwidey Kec. Ciwidey Kab. Bandung.

Siswa SMPN 1 Ciwidey terlihat ceria usai melaksanakan PAT di hari pertama di SMPN1 Ciwidey Jl. Babakan tiga desa Ciwidey Kec. Ciwidey Kab. Bandung.

Kab Bandung | Kontroversinews – Sebanyak 15.000 siswa di Gugus Tiga SMP Kabupaten Bandung mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT) selama enam hari kedepan, muali Senin 21 hingga Sabtu 26 Mei 2018.

Ketua Gugus Tiga SMP Karna Saputra SPd, MM, mengatakan gugus tiga SMP meliputi sekolah yang berada di Kecamatan Cangkuang, Soreang, Kutawaringin, Pasirjambu, Ciwidey dan Kecamatan  Rancabali.

“Jumlah siswa yang mengikuti PAT tahun ini sebanyak 15.000 siswa dari kelas 7 dan 8. Semuanya mengikuti mulai hari ini sampai 26 mei,” tutur Karna, Senin (21/5/2018).

Ketua Gugus Tiga Karna Saputra SPd, MM, berpoto bersama dengan Tim Panitia PAT di SMPN1 Ciwidey, Senin ( 21/5)

Dia menyebutkan PAT merupakan penilaian untuk menentukan kenaikan kelas, atau tahun lalu disebut UKK (Ujian Kenaikan Kelas).

Untuk soal sendiri setiap sekolah berbeda tergantung kurikulum yang diterapkan di masing-masing sekolah.

“Berdasarkan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) ada sekolah yang masih memakai KTSP ada juga yang Kurtilas, jadi soalnya akan berbeda,” ujarnya.

Dia menjelaskan ada perbedaan mendasar dalam soal bagi siswa yang masih menggunakan KTSP dan yang sudah menerapkan Kurtilas, yang mana KTPS peran guru masih dominan, sementara Kurtilas peran siswa yang cukup banyak, sehingga soal yang diberikan juga berbeda.

Untuk pengadaan soal, pihaknya menyerahkan kepad sekolah masing-masing. Beberapa sekolah karena keterbatasan infrastruktur pendukung melakukan pengadaan digabung dengan sekolah lain, sementara sebagian lagi melakukan pengadaan secara mandiri.

“Kami tegaskan agar sekolah tidak memungut biaya untuk PAT, karena anggarannya sudah dicover dari dana BOS,” tegasnya.

Karna melanjutkan proses penilaian hasil PAT akan dilakukan pekan depan, namun selama itu siswa masih diimbau untuk tetap sekolah.

“Disela setelah PAT dan penilaian, siswa diimbau melaksanakan kegiatan ramadan. Sesuai dengan arahan pak Kadis (Pendidikan), masing-masing siswa diharapkan membaca satu ayat Alquran setiap hari di sekolah masing-masing,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Panitia PAT SMP Ciwidey Deti Jubaedah SPd, MMPd, didampingi Humas SMPN Ciwidey Yani Suryani SPd mengatakan terdapat 461 siswa yang mengikuti PAT di SMPN Ciwidey.

“Dari 822 siswa yang mengikuti PAT ada 461. Alhamdulillah hari pertama berjalan lancar,” tutur Deti.

Dia menyebutkan SMPN Ciwidey telah menerapkan Kurtilas, Katanya ( Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru