BPBD Kabupaten Bandung Arsip - kontroversinews.com https://kontroversinews.com/tag/bpbd-kabupaten-bandung Spirit Muda Anti Korupsi Thu, 23 Dec 2021 01:59:58 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://kontroversinews.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-icon-32x32.png BPBD Kabupaten Bandung Arsip - kontroversinews.com https://kontroversinews.com/tag/bpbd-kabupaten-bandung 32 32 BPBD Kabupaten Bandung, Himbau Wisatawan Waspada Bencana Saat Piknik https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-himbau-wisatawan-waspada-bencana-saat-piknik.html https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-himbau-wisatawan-waspada-bencana-saat-piknik.html#respond Wed, 22 Dec 2021 11:54:57 +0000 https://kontroversinews.com/?p=38919 SOREANG Kontroversinews.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana, utamanya bencana longsor dan banjir bandang, saat berkunjung ke objek-objek...

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Himbau Wisatawan Waspada Bencana Saat Piknik pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
SOREANG Kontroversinews.com Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana, utamanya bencana longsor dan banjir bandang, saat berkunjung ke objek-objek wisata pada momen libur akhir tahun. Apalagi berdasarkan informasi dari BMKG, diprediksi hujan akan terjadi pada November, Desember dan puncaknya pada Januari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, H. Hendra Hidayat mengatakan dengan adanya prediksi BMKG tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Bandung menentukan status siaga yang sudah dituangkan dalam SK Bupati Bandung. Kata Hendra, SK tersebut berlaku sejak tanggal 7 Oktober 2021 hingga 31 Mei 2022.

Salah satu titik lokasi yang perlu diwaspadai adalah tempat wisata, karena memiliki potensi terjadi bencana longsor dan banjir bandang.  Di Kabupaten Bandung sendiri, kata Hendra, banyak objek wisata yang berada di sekitaran sungai.

Seorang wisatawan tengah bermain air di sungai yang berada di Desa Wisata Baros Kabupaten Bandung

“Di tempat wisata memang yang perlu kita antisipasi, terutama berkaitan dengan masalah longsor dan banjir bandang. Banyak kan tempat wisata di Kabupaten Bandung yang boleh dikatakan wisata di sekitaran sungai,” ujar Hendra kepada wartawan saat dihubungi via telepon, Rabu (22/12).

“Itu yang memang perlu diantisipasi, artinya jangan sampai tempat wisata jadi bencana buat pengunjungnya,” sambungnya.

Pihaknya mengaku sudah memberikan himbauan pencegahan kebencanaan yang diedarkan melalui pemerintah kecamatan. Hingga pada akhirnya bisa menyasar pemerintah desa dan masyarakatnya.

“Karena berdasarkan SK penetapan status siaga tersebut, maka kita terus menerus memberikan himbauan, artinya ketika ada informasi dari BMKG yang perlu kita tindaklanjuti ya tindaklanjuti. Kita sudah beberapa kali memberikan surat himbauan ke kecamatan, kemudian kecamatan kan bisa menindaklanjuti ke setiap desa,” Tutur Hendra.

“Tolong tetap waspada, perhatikan juga rambu-rambu yang sudah kita pasang, termasuk juga informasi dari pihak kecamatan yang memang perlu ditindaklanjuti,” pungkas Hendra.

 

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Himbau Wisatawan Waspada Bencana Saat Piknik pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-himbau-wisatawan-waspada-bencana-saat-piknik.html/feed 0
BPBD Kabupaten Bandung, Antisipasi Corona Ditengah Cuaca Ekstrim https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-antisipasi-corona-ditengah-cuaca-ekstrim.html https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-antisipasi-corona-ditengah-cuaca-ekstrim.html#respond Wed, 23 Jun 2021 09:34:51 +0000 https://kontroversinews.com/?p=28613 SOREANG (Kontroversinews.com) – Ditengah cuaca ekstrim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung juga melakukan antisipasi guna mencegah penyebaran Covid 19. Kepala Pelaksana Harian...

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Antisipasi Corona Ditengah Cuaca Ekstrim pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
SOREANG (Kontroversinews.com) – Ditengah cuaca ekstrim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung juga melakukan antisipasi guna mencegah penyebaran Covid 19.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, H . Akhmad Djohara mengatakan saat ini tengah terjadi situasi cuaca ekstrem dan sulit ditebak. Katanya, hal tersebut dikarenakan tengah ada proses pergantian cuaca dari musim hujan ke musim kemarau.

“Kalau sebelum-sebelumnya, di bulan Juli itu sudah mulai memasuki musim kemarau tapi sekarang masih musim hujan. Cenderung terjadi banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Seperti jebolnya tanggul sungai di Desa Panyadap, Kecamatan Solokan Jeruk dan Desa Alamendah Kecamatan Rancabali beberapa waktu yang lalu,” ujar Akhmad saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (23/6).

Selain banjir dan longsor, Akhmad Djohara yang akrab di sapa Ajo , juga meminta masyarakat untuk mewaspadai pohon tumbang. Untuk kegiatan penanganan bencana, kata Ajo, setiap harinya disiapkan sepuluh pegawai yang berjaga selama 24 jam. Kemudian di setiap wilayah juga terdapat pos siaga, dari mulai petugas hingga peralatan penanganan bencana sudah tersedia.

“Warga yang rumahnya berada di tepi sungai atau tebing, harus tetap waspada, kalau ada hujan yang cukup deras, mengungsi saja dulu dan mengamankan diri,” ungkap Ajo.

Selain melakukan antisipasi terhadap kejadian bencana, kata Ajo, BPBD Kabupaten Bandung juga memberikan pelayanan penyemprotan disinfektan untuk masyarakat umum.

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Antisipasi Corona Ditengah Cuaca Ekstrim pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-antisipasi-corona-ditengah-cuaca-ekstrim.html/feed 0
BPBD Kabupaten Bandung, Tetap Antisipasi Bencana Kekeringan https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-tetap-antisipasi-bencana-kekeringan.html https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-tetap-antisipasi-bencana-kekeringan.html#respond Fri, 11 Jun 2021 11:34:39 +0000 https://kontroversinews.com/?p=27704 SOREANG (Kontroversinews.com) – Meski tengah mengalami kemarau basah, BPBD Kabupaten Bandung tetap melakukan antisipasi terhadap puncak kemarau dan terjadinya kekeringan di Kabupaten Bandung. Kepala...

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Tetap Antisipasi Bencana Kekeringan pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
SOREANG (Kontroversinews.com) – Meski tengah mengalami kemarau basah, BPBD Kabupaten Bandung tetap melakukan antisipasi terhadap puncak kemarau dan terjadinya kekeringan di Kabupaten Bandung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, H. Akhmad Djohara mengatakan, Kabupaten Bandung saat ini sudah memasuki musim kemarau. disebutnya kemarau basah karena hujan masih kerap terjadi. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan antisipasi dampak kemarau seperti kesulitan air bersih hingga kebakaran yang bisa melanda rumah, hutan hingga lahan saat kekeringan terjadi.

“Kita terus siaga dan harus mulai hati-hati. Kalau saya mah memprediksi bulan Agustus (puncak musim kemarau),” ujar Akhmad sapaan akarbnya Ajo kepada wartawan melalui sambungan telpon selularnya , Jumat (11/6).

Berkaca pada tahun 2019, Kabupaten Bandung pernah mengalami kekeringan dengan waktu yang panjang. Ajo mengungkapkan, saat itu ada ratusan titik yang meminta untuk disupply air bersih. Sementara pada tahun 2020, kata Ajo, kekeringan tidak terjadi dalam waktu yang lama.

“Kita mencatat hampir ada 514 titik yang mengusulkan untuk disupplly air bersih, itu adalah jumlah yang cukup banyak. Namun sayangnya hanya tersedia tujuh mobil tangki air, yang harus menjangkau ratusan titik itu,” tutur Ajo.

Artikel BPBD Kabupaten Bandung, Tetap Antisipasi Bencana Kekeringan pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/bpbd-kabupaten-bandung-tetap-antisipasi-bencana-kekeringan.html/feed 0
Tanggul Sungai Jebol sebabkan 500 KK atau kurang lebih 1.762 Jiwa Terendam Banjir https://kontroversinews.com/tanggul-sungai-jebol-sebabkan-500-kk-atau-kurang-lebih-1-762-jiwa-terendam-banjir.html https://kontroversinews.com/tanggul-sungai-jebol-sebabkan-500-kk-atau-kurang-lebih-1-762-jiwa-terendam-banjir.html#respond Wed, 02 Jun 2021 10:23:00 +0000 https://kontroversinews.com/?p=26969 SOLOKANJERUK (Kontroversinews.com) – Ribuan warga Kampung Muara Bojong Kesik Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung terdampak banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah....

Artikel Tanggul Sungai Jebol sebabkan 500 KK atau kurang lebih 1.762 Jiwa Terendam Banjir pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
SOLOKANJERUK (Kontroversinews.com) – Ribuan warga Kampung Muara Bojong Kesik Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung terdampak banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah.

Kepala Pelaksanan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Drs. H. Akhmad Djohara M.Si. mengatakan bahwa banjir terjadi pada Selasa (1/6) pukul 23.51 WIB. Adapun untuk kronologinya yaitu diawali hujan dengan intensitas tinggi di lokasi kejadian dan di daerah hulu.

“Hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan air yang mengaliri Sungai Cisunggalah meluap dan mengakibatkan tanggul jebol,” ujar Akhmad saat dihubungi via telepon, Rabu (2/6).

Dampak dari jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah tersebut, ungkap Akhmad menyebabkan 500 KK atau kurang lebih ada 1.762 jiwa terendam banjir dan 49 rumah rusak sedang . Selain itu juga terdapat satu rumah warga ambruk dan dua orang warga mengalami luka, yang kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ebah Majalaya.

“Banjir dengan ketinggian satu meter dan menggenangi dua RW,” ungkap Akhmad.

BPBD Kabupaten Bandung sendiri melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Panyadap mengenai tanggul jebol tersebut dan bekerjasama dengan Basarnas, relawan kepolisian dan muspika untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena dampak.

“Bantuan darurat yang sudah diberikan berupa makanan bayi, sembako, family kit, alat kebersihan dan alat sekolah,” jelas Akhmad.( Lily Setiadarma )

Artikel Tanggul Sungai Jebol sebabkan 500 KK atau kurang lebih 1.762 Jiwa Terendam Banjir pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/tanggul-sungai-jebol-sebabkan-500-kk-atau-kurang-lebih-1-762-jiwa-terendam-banjir.html/feed 0
Waspada Pancaroba! Seorang Tewas, 100 Lebih Rumah di Kab. Bandung Rusak Diterjang Angin Kencang https://kontroversinews.com/waspada-pancaroba-seorang-tewas-100-lebih-rumah-di-kab-bandung-rusak-diterjang-angin-kencang.html https://kontroversinews.com/waspada-pancaroba-seorang-tewas-100-lebih-rumah-di-kab-bandung-rusak-diterjang-angin-kencang.html#respond Mon, 12 Apr 2021 03:49:38 +0000 https://kontroversinews.com/?p=22070 KAB. BANDUNG (Kontroversinews.com) –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat agar terus waspada atas kejadian serupa di sepanjang musim pancaroba, bahwa hujan...

Artikel Waspada Pancaroba! Seorang Tewas, 100 Lebih Rumah di Kab. Bandung Rusak Diterjang Angin Kencang pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
KAB. BANDUNG (Kontroversinews.com) –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat agar terus waspada atas kejadian serupa di sepanjang musim pancaroba, bahwa hujan dengan Intensitas deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah Kecamatan di Kabupaten Bandung pada Minggu 11 April 2021 di antaranya telah menimbulkan bencana longsor hingga memakan korban jiwa .

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Drs. H. Akhmad Djohara M.Si.  mengatakan, akibat bencana tersebut 55 rumah warga di Desa Cikadut dan 44 rumah di Sindanglaya  Kec. Cimenyan Kab. Bandung, rusak. Musibah yang sama, kata dia, juga menimpa kampung Rancapanjang Rw. 09, RW 10 dan kampung Cibodas Rw. 01 Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk. Angin kencang telah mengakibatkan 7 unit rumah rusak. Ujar Akhmad saat dihubungi via telepon , Senin (12/4).

Masih kata Akhmad di kampung Babakan Sirna Rt 04/ Rw 13 Desa Cangkuang Kecamatan Rancaekek tercatat sebuah rumah  atas nama Iyam (60 ) rusak tertimpa pohon.
Kemudian di Kecamatan Ibun, seorang warga kampung Ancuh Rt 03/ Rw 12 Desa Neglasari Kecamatan Ibun, Ibu Eroh (50) meninggal akibat longsor tebing sawah.

Sebelumnya BPBD Kabupaten Bandung sendiri sudah menetapkan status siaga darurat bencana itu ditetap sejak 1 April, sehingga pada bulan April ini masyarakat diminta untuk berhati-hati.

“Ini sangat terkait. Jadi bencana hidrometeorologi itu ya bentuknya ada banjir, longsor, banjir bandang, angin puting beliung. Disini rata-rata tingkat curah hujan sangat tinggi, sehingga kita harus berhati-hati dalam menyikapi persoalan ini,” ujar Akhmad.

Hari ini, kata Akhmad,  BPBD Kab Bandung akan terjun langsung ke tiap titik lokasi bencana untuk melakukan Asesmen sekaligus pemberian bantuan darurat kepada warga terdampak. (Lily Setiadarma)

Artikel Waspada Pancaroba! Seorang Tewas, 100 Lebih Rumah di Kab. Bandung Rusak Diterjang Angin Kencang pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/waspada-pancaroba-seorang-tewas-100-lebih-rumah-di-kab-bandung-rusak-diterjang-angin-kencang.html/feed 0
BPBD Kab. Bandung Tetapkan Status Siaga Darurat ! Upayakan Penggantian Kerugiaan Korban Angin Puting Beliung https://kontroversinews.com/bpbd-kab-bandung-tetapkan-status-siaga-darurat-upayakan-penggantian-kerugiaan-korban-angin-puting-beliung.html https://kontroversinews.com/bpbd-kab-bandung-tetapkan-status-siaga-darurat-upayakan-penggantian-kerugiaan-korban-angin-puting-beliung.html#respond Mon, 29 Mar 2021 10:08:05 +0000 https://kontroversinews.com/?p=20236 BANDUNG (Kontroversinews.com) – Usai angin puting beliung menerjang Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung pada Minggu (29/3) sekitar pukul 16.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Bandung tengah mengupayakan...

Artikel BPBD Kab. Bandung Tetapkan Status Siaga Darurat ! Upayakan Penggantian Kerugiaan Korban Angin Puting Beliung pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
BANDUNG (Kontroversinews.com) – Usai angin puting beliung menerjang Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung pada Minggu (29/3) sekitar pukul 16.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Bandung tengah mengupayakan penggantian kerugian yang ditimbulkan.

“Itu yang akan kita upayakan ada penggantian (kerugian) dari pemerintah,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, H. Akhmad Djohara M.Si., saat wawancara melalui telepon, Senin (29/3).

Akhmad menjelaskan bahwa puting beliung itu terjadi pada sore hari menjelang maghrib. Awalnya ada tanda-tanda awan tebal dan saat itu sedang terjadi hujan. Diluar dugaan, lanjut Akhmad, muncul angin puting beliung yang cukup besar dan merusak beberapa bangunan rumah, warung hingga sekolah yang ada di Kecamatan Cimenyan khususnya di Desa Mekarsaluyu, Desa Ciburial dan Desa Cimenyan.

“Masyarakat yang mengungsi tentu ada, karena memang ada yang rumahnya rusak cukup berat. Jadi mereka mengungsi dulu, ada yang di kantor desa, ada yang ke tetangga atau di saudara terdekat,” jelas Akhmad.

Masyarakat sendiri sudah bergotong royong untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak, sementara dari BPBD Kabupaten Bandung sendiri sudah menerjunkan tim untuk menghitung dan menaksir rumah-rumah yang terdampak dan sampai sejauh mana tingkat kerugiannya. Kata Akhmad, itu harus dihitung secara cermat.

BPBD Kabupaten Bandung sendiri sudah menetapkan status siaga darurat ini hingga 31 Maret mendatang. Jadi, pada tahun 2020 itu tanggap darurat bencana itu ditetap sejak 1 April, sehingga menjelang 1 April ini masyarakat diminta untuk berhati-hati.

“Ini sangat terkait. Jadi bencana hidrometeorologi itu ya bentuknya ada banjir, longsor, banjir bandang, angin puting beliung. Disini rata-rata tingkat curah hujan sangat tinggi, sehingga kita harus berhati-hati dalam menyikapi persoalan ini,” tutur Akhmad.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, H. Maulana Fahmi meminta para korban dirawat dan ditangani dengan baik. Disamping itu, harus ada gedung-gedung pengungsi atau tenda dan dapur-dapur umum yang tersedia.

“Dinas kesehatan harus juga memastikan ada logistik untuk memastikan protokol kesehatan di sekitar lokasi bencana,” kata Fahmi usai meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Desa Mekarsaluyu, Cimenyan, Senin (29/3).

Kedua, Fahmi meminta keakuratan data korban, termasuk tingkat kerusakan fasilitas-fasilitas publik termasuk juga rumah-rumah warga. Katanya, ini sangat penting sebagai dasar agar Pemerintah Kabupaten Bandung bisa menganggarkan dari anggaran belanja tidak terencana.

“Nanti programnya bisa masuk apakah di BPBD kan ada programnya, kita nanti lihat anggarannya mencukupi atau tidak dan mungkin juga Dinas Perkimtan bisa intervensi melalui program rutilahunya,” papar Fahmi.

Jadi, yang terpenting pada saat ini adalah assessment data korban kemudian kerusakannya, lanjut Fahmi, agar nantinya setiap langkah dari pemerintah akan tepat sasaran dan dana yang terdistribusi ke masyarakat bisa merata.

“Insya Allah mengenai anggaran yang dari biaya tak terduga (BTT) itu bisa saja, tapi kan itu ada syaratnya bahwa itu nanti diputuskan dalam musyawarah dengan Bupati, mungkin ya,” pungkas Fahmi. (Lily Setiadarma)

Artikel BPBD Kab. Bandung Tetapkan Status Siaga Darurat ! Upayakan Penggantian Kerugiaan Korban Angin Puting Beliung pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/bpbd-kab-bandung-tetapkan-status-siaga-darurat-upayakan-penggantian-kerugiaan-korban-angin-puting-beliung.html/feed 0