20
Oktober 2026 11:39 WIB
WARTA DESA 46 Kali Dilihat

Pemdes Sukanagara Gelar Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Tita
Tita Pewarta
Pemdes Sukanagara Gelar Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

KAB.  BANDUNG, Kontroversinews | Pemerintah Desa (Pemdes) Sukanagara menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Aula Kantor Desa Sukanagara, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Sukanagara, Agus, mengatakan bahwa kesehatan bukan sekadar kondisi tubuh yang terbebas dari penyakit, melainkan juga merupakan hasil dari kebiasaan baik yang diterapkan secara konsisten setiap hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin sadar bahwa kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Agus.

Menurutnya, penerapan PHBS dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan rumah, merawat lingkungan sekitar, serta menerapkan pola hidup sehat. Kebiasaan tersebut memiliki dampak besar dalam melindungi diri sendiri dan keluarga dari berbagai risiko penyakit.

Agus menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini menghadirkan pemateri dari Puskesmas Sukajadi yang memberikan edukasi serta pengetahuan praktis mengenai penerapan PHBS kepada para peserta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur kader, RT/RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Menurut Agus, keterlibatan berbagai unsur tersebut sangat penting untuk memperluas penyebaran informasi mengenai kesehatan sehingga pesan-pesan PHBS dapat diterapkan hingga ke tingkat keluarga.

Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat perlu tumbuh dari diri setiap warga, bukan semata-mata karena adanya imbauan dari pihak lain.

“Penerapan PHBS tidak bisa dilakukan secara instan. Semuanya harus dimulai dari diri sendiri, dibiasakan di lingkungan keluarga, kemudian dikembangkan di tengah masyarakat. Perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” jelasnya.

Agus berharap, melalui sosialisasi tersebut, masyarakat tidak hanya memahami pentingnya PHBS, tetapi juga mampu menerapkannya secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Harapan kami, sosialisasi ini menjadi titik awal perubahan nyata bagi masyarakat. Terwujudnya Desa Sukanagara yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan tanggung jawab serta harapan kita bersama. Hidup sehat dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini demi kualitas hidup yang lebih baik pada masa mendatang,” pungkas Agus.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!