29
Mei 2026 01:16 WIB
REGIONAL 97 Kali Dilihat

Forum Besar Civil Society Digelar Di UGM.Bahas Ancaman Terhadap Republik Indonesia

Uus
Uus Pewarta
Forum  Besar Civil Society Digelar Di UGM.Bahas Ancaman Terhadap Republik Indonesia

Kuningan, Kontroversinews | Sejumlah Aktivis ,Akademisi,dan elemen masyarakat sipil  akan menggelar "Konferensi Republik Meneguhkan Civil Society Pilar Republik" di Ballroom University Club Universitas Gadjah Mada pada sabtu 30 Mei 2026.


Forum tersebut disebut menjadi ruang Konsolidasi masyarakat sipil untuk memperkuat keterlibatan publik dalam menentukan arah kebangsaan dan kewarganegaraan di tengah meningkatnya tekanan sosial-ekonomi nasional.


Panitia Konferensi menyebut kegiatan itu akan berlangsung mulai pukul 7.30 WIB hingga selesai,dengan skema kehadiran luring maupun daring.Konferensi juga diklaim diselenggarakan secara gotong royong melalui dukungan swadaya berbagai pihak.


Konferensi ini menjadi bentuk mendorong aktivitas bernapas Republik,tulis panitia dalam surat undangan resmi tertanggal 27 mei 2026.


Dalam dokumen pengantar Konferensi ,panitia menyoroti pertanyaan mendasar mengenai kondisi republik saat ini.

Mereka menilai situasi sosial dan ekonomi Indonesia belakangan menunjukan tekanan yang semakin nyata,dari mulai melemahnya daya beli masyarakat hingga menurunnya kepercayaan terhadap institusi publik.


Sorotan utama juga diarahkan pada gelombang demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi sepanjang Agustus hingga September 2025.Menurut panitia,aksi tersebut bukan sekedar peristiwa spontan,melainkan akumulasi persoalan struktural yang telah lama mengendap.


Beberapa isu yang disebut menjadi sumber kegelisahan publik antara lain,ketimpangan ekonomi,misalokasi anggaran ,melemahnya independensi lembaga negara,dominasi kelompok tertentu dalam ekonomi,hingga kebijakan publik yang dinilai tidak berbasis data dan kebutuhan masyarakat.


"Demontrasi menjadi indikator bahwa mekanisme representasi formal tidak lagi memadai untuk menampung tekanan yang berkembang di masyarakat."tulis dokumen tersebut"


Konferensi Republik juga menyinggung sisi kemanusiaan dari krisis sosial yang terjadi.Salah satunya melalui kasus kematian Affan Kurniawan yang disebut merepresentasikan rentannya pekerja sektor informal ditengah tekanan ekonomi.


Panitia membuka peluang dukungan publik dalam berbagai bentuk,mulai dari kehadiran ,publikasi ,tenaga sukarela,hingga bantuan teknis penyelenggaraan acara.


Kegiatan ini di pimpin oleh ketua Panitia pelaksana Dr.Syaiful Bahari.S.H,.M.H dengan Panji Dafa Amrtajaya.S.Pi sebagai sekretariat Konferensi. ***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!