Kuningan, Kontroversinews – Adanya pemberitaan miring terkait penggunaan anggaran BUMDes Wargi Mandiri Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, mendapat tanggapan langsung dari Ketua BUMDes Wargi Mandiri, Urip Carsip.
Pada Selasa (2/6/2026), Urip Carsip menjelaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan tidak pernah dilakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada dirinya selaku Ketua BUMDes.
"Saya selaku Ketua BUMDes Wargi Mandiri menilai pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Selain itu, tidak pernah ada konfirmasi kepada saya sebelum berita tersebut diterbitkan," ujarnya.
Urip menjelaskan bahwa anggaran BUMDes Wargi Mandiri digunakan untuk program budidaya ikan lele yang mulai berjalan sejak Oktober 2025. Program tersebut telah berhasil melaksanakan panen perdana pada Desember 2025.
Adapun anggaran yang digunakan dialokasikan untuk pembangunan 14 kolam bioflok, pengadaan 15.000 ekor benih lele, tiga unit aerator, pembelian 1.800 kilogram pakan ikan lele merek Thong Way, pembangunan gudang pakan, serta kebutuhan operasional lainnya.
"Alhamdulillah, BUMDes Wargi Mandiri telah berhasil melaksanakan panen perdana dengan baik dan mampu memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar 25 persen dari keuntungan yang diperoleh," jelasnya.
Menurutnya, dalam pengelolaan usaha budidaya ikan lele tentu tidak selalu berjalan mulus. Berbagai kendala seperti kualitas air dan faktor cuaca menjadi tantangan yang harus dihadapi. Namun demikian, dengan keberhasilan panen dan adanya keuntungan yang dihasilkan, pihaknya menilai program tersebut telah berjalan cukup baik dan berhasil.
"Ke depan, kami berharap BUMDes Wargi Mandiri Desa Cihanjaro dapat terus berkembang lebih baik lagi serta berjalan sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah desa," pungkasnya. ***