batubara Arsip - kontroversinews.com https://kontroversinews.com/tag/batubara Spirit Muda Anti Korupsi Wed, 13 Oct 2021 02:20:23 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://kontroversinews.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-icon-32x32.png batubara Arsip - kontroversinews.com https://kontroversinews.com/tag/batubara 32 32 China-India Hadapi Krisis Energi Yang Semakin Memburuk https://kontroversinews.com/china-india-hadapi-krisis-energi-terburuk.html https://kontroversinews.com/china-india-hadapi-krisis-energi-terburuk.html#respond Wed, 13 Oct 2021 02:20:23 +0000 https://kontroversinews.com/?p=35817  Kontroversinews.com – China dan India kini berlomba-lomba menahan krisis energi yang semakin memburuk. Di China, kekurangan listrik terjadi akibat dari kombinasi berbagai faktor, mulai...

Artikel China-India Hadapi Krisis Energi Yang Semakin Memburuk pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
 Kontroversinews.com – China dan India kini berlomba-lomba menahan krisis energi yang semakin memburuk. Di China, kekurangan listrik terjadi akibat dari kombinasi berbagai faktor, mulai dari ledakan konstruksi pasca pandemi China, hingga dorongan nasional untuk mengurangi emisi karbon, yang menyebabkan ratusan tambang batu bara tutup atau memangkas produksi awal tahun ini.

Pembatasan batu bara dari pemasok utama Australia dan masalah cuaca telah memperburuk masalah ini, sebagaimana dilaporkan CNN International.

Tak hanya itu, hujan lebat yang menghantam provinsi Shanxi dan Shaanxi dalam beberapa waktu terakhir membuat produksi batu bara terganggu. Dia provinsi ini adalah pusat penambangan utama yang menyumbang hampir setengah dari produksi batubara China.

Tak hanya itu, hujan lebat yang menghantam provinsi Shanxi dan Shaanxi dalam beberapa waktu terakhir membuat produksi batu bara terganggu. Dia provinsi ini adalah pusat penambangan utama yang menyumbang hampir setengah dari produksi batubara China.

Akibatnya, harga batubara termal yang digunakan untuk pembangkit listrik, terus meningkat. Futures melonjak 11% Selasa di Zhengzhou Commodity Exchange ke rekor baru hampir 1.508 yuan ($234) per metrik ton. Itu mengikuti peningkatan 8% pada Senin (11/10/2021).

Artikel China-India Hadapi Krisis Energi Yang Semakin Memburuk pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]> https://kontroversinews.com/china-india-hadapi-krisis-energi-terburuk.html/feed 0 34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor, Begini Alasannya https://kontroversinews.com/34-perusahaan-batu-bara-dilarang-ekspor-begini-alasannya.html https://kontroversinews.com/34-perusahaan-batu-bara-dilarang-ekspor-begini-alasannya.html#respond Wed, 11 Aug 2021 04:39:55 +0000 https://kontroversinews.com/?p=31654 Kontroversinews.com – 34 perusahaan batu bara dilarang ekpor penjualan ke luar negeri mulai pada 7 Agustus 2021 lalu. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Artikel 34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor, Begini Alasannya pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
Kontroversinews.com – 34 perusahaan batu bara dilarang ekpor penjualan ke luar negeri mulai pada 7 Agustus 2021 lalu.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara terkait hal ini.  Muhammad Wafid, Direktur Penerimaan Mineral dan Batu Bara Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM mengungkapkan keputusan ini dikarenkana kritisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero).

“Konsentrasi kami adalah jaminan tersedianya kebutuhan batubara untuk pembangkit PLN yang beberapa sudah kritis. Kami tidak mau ada listrik padam gara-gara tidak adanya pasokan batu bara,” ungkap Wahid dilansir dari Cnbc Indonesia, Rabu (11/08/2021).

Wahid menjelaskan berdasarkan laporan PLN, stok batu bara di beberapa PLTU Kritis kurang dari 10 hari dan harus diberi pasokan. Listrik bisa padam jika pasokan batu bara berkurang.  ***TONY

 

Artikel 34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor, Begini Alasannya pertama kali tampil pada kontroversinews.com.

]]>
https://kontroversinews.com/34-perusahaan-batu-bara-dilarang-ekspor-begini-alasannya.html/feed 0