KUNINGAN, Kontroversinews — Program Revitalisasi Sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 mulai direalisasikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kuningan yang mendapatkan alokasi anggaran.
Salah satunya adalah SDN 1 Langseb, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, yang memperoleh anggaran revitalisasi sebesar Rp799.900.000.
Kepala SDN 1 Langseb, Muhari, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/8/2026), mengatakan bahwa sekolahnya mendapatkan program rehabilitasi untuk sejumlah fasilitas sekolah.
“Alhamdulillah, tahun 2026 ini SDN 1 Langseb mendapat program rehabilitasi untuk enam ruang kelas, dua ruang administrasi, dan satu toilet dengan empat pintu, dengan anggaran sebesar Rp799.900.000,” tutur Muhari.
Menurutnya, pelaksanaan program revitalisasi tersebut dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan melibatkan para pekerja yang merupakan warga Desa Langseb.
Pihak sekolah bersama komite sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya Dinas Pendidikan, yang telah memfasilitasi SDN 1 Langseb sehingga mendapatkan program rehabilitasi pada tahun ini.
“Kami dari pihak sekolah dan komite mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemda Kuningan, dalam hal ini Dinas Pendidikan, yang telah memfasilitasi SDN 1 Langseb sehingga mendapat program rehabilitasi tahun ini,” ujarnya.
Muhari berharap program revitalisasi sekolah dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
“Mari kita sukseskan program revitalisasi sekolah tahun ini demi semakin baiknya sarana dan prasarana sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. ***