Kontroversinews Bandung — Pada Kamis (17/9/2026), PMI Kabupaten Bandung memperingati hari ulang tahunnya yang ke-81 di halaman kantor PMI Kabupaten Bandung, Soreang. Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani, S.Ip., Amd, memimpin peringatan yang mengusung tema Peduli Bergerak Bersama.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara peringatan HUT ke-81 sekaligus pelantikan Dewan Kehormatan Korps Sukarela PMI Kabupaten Bandung. Momen ini menjadi pengukuhan tekad untuk senantiasa berdiri di garis depan pelayanan kemanusiaan bagi siapa pun yang membutuhkan.
Berbagai kegiatan penguatan kapasitas pun digelar beriringan. Mulai dari orientasi kepengurusan KSR, yg orientasi kepalangmerahan bagi relawan, hingga penyegaran materi bagi tenaga sukarelawan dan anggota Siaga Berbasis Masyarakat agar tetap sigap dan siap siaga di setiap kondisi.
Tak hanya itu, PMI juga menyelenggarakan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana. Langkah ini dilakukan agar kesiapsiagaan bencana dapat dipahami dan diterapkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan yang menjadi tempat tumbuh generasi masa depan.
Puncak kegiatan diisi dengan latihan gabungan Palang Merah Remaja. Kegiatan ini membekali para remaja dengan keterampilan tanggap darurat sekaligus menumbuhkan semangat menolong sesama sejak usia dini.

H. Asep Deni Ramdani menegaskan bahwa ketika masyarakat membutuhkan, tujuh gerakan Palang Merah Indonesia merespons dengan cepat dan tepat. Untuk mewujudkan pelayanan yang optimal, diperlukan kebersamaan dari berbagai pihak. Sinergi antara PMI, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan pemerintah menjadi kunci agar setiap bantuan dapat sampai tepat sasaran dan tepat waktu.
Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI diharapkan menjadi salah satu pilar pokok pembangunan bangsa. Kehadiran PMI senantiasa menjadi penopang yang kokoh dalam menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Semangat Peduli Bergerak Bersama ini akan terus dijaga sebagai daya tunjang menuju Indonesia Emas 2045. Sebuah harapan bahwa kepedulian dan kebersamaan akan selalu menjadi kekuatan besar bagi kemanusiaan di tanah air." pungkasnya ** ( Tita )