KUTAWARINGIN, KONTROVERSINEWS — Pemerintah Desa Buninagara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Kamis, 27 Agustus 2026, di halaman Kantor Desa Buninagara. Peringatan tersebut berlangsung sederhana namun penuh khidmat dan diikuti jajaran pemerintahan desa, BPD, PKK, serta unsur RT dan RW sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Buninagara, H. Iis R. Lesmana, S.E., M.M., M.Si., menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta masih diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul bersama dalam momentum peringatan HUT RI ke-81.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama dan pembacaan salawat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Pemerintah Desa Buninagara menjelaskan bahwa pelaksanaan peringatan HUT RI tahun ini sengaja dibuat lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil musyawarah bersama dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Meski dilaksanakan secara sederhana, makna kemerdekaan dan rasa syukur tetap menjadi nilai utama yang dijaga.
Kesederhanaan pelaksanaan di tingkat desa ternyata tidak menyurutkan semangat warga Buninagara untuk berprestasi. Desa Buninagara berhasil meraih juara pertama dalam ajang Pesta Rakyat se-Kecamatan Kutawaringin.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Desa Buninagara sekaligus membuktikan bahwa semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong mampu menghasilkan capaian yang membanggakan.
“Alhamdulillah, Desa Buninagara berhasil meraih juara pertama Pesta Rakyat se-Kecamatan Kutawaringin. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami dan masyarakat. Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kekompakan warga,” ungkap H. Iis R. Lesmana.
Selain menjadi momentum memperingati kemerdekaan, kegiatan di Desa Buninagara juga diisi dengan berbagai hiburan yang menghibur dan mempererat kebersamaan. Salah satunya adalah babak final lomba karaoke ibu-ibu PKK dan perangkat desa.
Panitia menyiapkan piala serta buket bunga bagi para peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana melepas penat sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Sebagai bentuk perhatian kepada seluruh peserta yang hadir, pemerintah desa juga menyiapkan buah tangan berupa beras seberat lima kilogram serta uang saku untuk jajan. Pemberian tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang hangat dalam suasana peringatan HUT RI ke-81.
Seluruh kegiatan dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran pemerintah desa, melainkan murni berdasarkan kemampuan, inisiatif, dan semangat gotong royong bersama.
Pemerintah Desa Buninagara berharap pada peringatan HUT RI tahun berikutnya kegiatan dapat kembali dilaksanakan dengan lebih meriah apabila kondisi masyarakat memungkinkan. Meski demikian, semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur atas kemerdekaan diharapkan tetap menjadi nilai utama yang tidak akan pudar.
Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi, disertai doa agar seluruh keluarga besar Desa Buninagara senantiasa mendapatkan perlindungan, kesehatan, dan keberkahan dari Allah SWT. ***