03
Juni 2026 15:35 WIB
REGIONAL 60 Kali Dilihat

Audiensi Media dengan Pengelola Wisata Jiwanta Belum Hasilkan Klarifikasi Terkait Penolakan Liputan

Tita
Tita Pewarta
Audiensi Media dengan Pengelola Wisata Jiwanta Belum Hasilkan Klarifikasi Terkait Penolakan Liputan

Rancabali, Kontroversinews | Audiensi antara sekitar 40 insan pers dan pihak pengelola Wisata Jiwanta di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (3/6/2026), belum menghasilkan jawaban konkret terkait penolakan peliputan acara grand opening yang digelar pekan lalu.


Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB itu digelar berdasarkan undangan resmi dari pihak pengelola. Sejumlah wartawan dari berbagai media hadir untuk meminta penjelasan mengenai alasan penolakan peliputan serta sejumlah pertanyaan terkait aspek legalitas dan keterbukaan informasi.


Namun, dalam audiensi tersebut, pihak pengelola belum memberikan penjelasan substansial atas pertanyaan yang diajukan. Pembahasan terkait persoalan tersebut justru dijadwalkan kembali dalam audiensi lanjutan yang direncanakan berlangsung pekan depan.


Hingga berakhirnya pertemuan, belum ada kepastian mengenai waktu, format, maupun bentuk undangan untuk agenda lanjutan tersebut.


“Kami datang sesuai undangan bersama sekitar 40 rekan media untuk mendapatkan penjelasan. Namun, jawaban yang kami harapkan belum disampaikan secara jelas dalam pertemuan hari ini,” ujar salah satu perwakilan media yang hadir.


Sejumlah wartawan menilai penundaan pembahasan tersebut belum memenuhi harapan media untuk memperoleh klarifikasi atas peristiwa penolakan peliputan yang terjadi saat grand opening Wisata Jiwanta.


Menurut mereka, keterbukaan informasi dan akses peliputan merupakan bagian penting dalam mendukung kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Sampai audiensi berakhir, pihak pengelola Wisata Jiwanta belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan penolakan peliputan maupun kepastian pelaksanaan audiensi lanjutan.


Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola juga belum memberikan respons tambahan mengenai jadwal dan format pertemuan sesi kedua yang direncanakan digelar pekan depan. ***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!