KontroversiNews // Kabupaten Bandung
Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Sosial dan Dinas Perumahan Rakyat menggelar sosialisasi pelaksanaan program bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berfokus pada pemberian edukasi teknis bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Patrol Sari Kecamatan Arjasari,kabupaten Bandung.Rabu (14/10/2026).
Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh jajaran Dinas Sosial, Tim Fasilitator Lapangan (TFL), perangkat kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta puluhan KPM yang telah terverifikasi.
Kepala Desa Patrol Sari Agus Supriadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan bentuk komitmen dan aksi nyata pemerintah dalam menyediakan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah."Tuturnya.
Bantuan sosial ini diprioritaskan untuk memperbaiki struktur bangunan utama, seperti atap, lantai, dinding (aladin), serta fasilitas sanitasi berupa MCK.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan para KPM memahami seluruh mekanisme teknis pencairan, tata cara belanja material, hingga proses pengerjaan. Kami juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar bantuan ini tepat sasaran dan bebas dari pungutan," ujar Kepala Desa Patrol Sari di hadapan peserta sosialisasi.
Dalam materi teknis yang disampaikan oleh Koordinator Fasilitator Lapangan, dijelaskan bahwa pelaksanaan Rutilahu akan mengedepankan semangat gotong royong. Para KPM nantinya akan dibentuk ke dalam beberapa kelompok masyarakat miskin yang tinggal berdekatan guna saling membantu dalam proses pembangunan fisik rumah.
Setiap unit Rutilahu tahun ini mendapatkan stimulus bantuan dana yang akan ditransfer langsung ke rekening kelompok atau dibelanjakan material sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati bersama.
Pihak dinas berharap masyarakat sekitar juga turut berpartisipasi menyumbangkan tenaga demi kelancaran bedah rumah ini.
Salah satu perwakilan KPM Maesaroh warga Kp.Cipapakem RW .03 Desa Patrolsari mengaku sangat bersyukur atas adanya bantuan serta pembekalan ini. "Kami jadi paham apa saja syarat yang harus disiapkan dan bagaimana proses pembangunannya nanti. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami agar tidak kebocoran lagi saat musim hujan tiba," ungkapnya.
Dengan terlaksananya sosialisasi awal ini, tahapan verifikasi lapangan final akan segera dirampungkan, dan proses pengerjaan fisik Rutilahu ditargetkan mulai berjalan pada awal bulan depan.