20
Agustus 2026 03:50 WIB
PENDIDIKAN 125 Kali Dilihat

SDN 1 Ciporang Mulai Realisasikan Program Revitalisasi Bersumber dari APBN 2026

Uus
Uus Pewarta
SDN 1 Ciporang Mulai Realisasikan Program Revitalisasi Bersumber dari APBN 2026

Kuningan, Kontroversinews — Program revitalisasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kuningan mulai direalisasikan.

Salah satunya adalah SDN 1 Ciporang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, yang mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp936.050.000.

Kepala SDN 1 Ciporang, Yati Sundayati, S.Pd., SD, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/8/2026), menuturkan bahwa sekolah yang dipimpinnya mendapatkan program revitalisasi tahun 2026 dengan alokasi anggaran tersebut.

“Alhamdulillah, SDN 1 Ciporang tahun 2026 mendapatkan program revitalisasi dengan alokasi anggaran Rp936.050.000. Anggaran tersebut akan direalisasikan untuk pembangunan enam ruang kelas belajar, dua ruang administrasi, serta satu ruang toilet dengan empat pintu,” tuturnya.

Menurut Yati, pelaksanaan program revitalisasi dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Pihak sekolah berperan sebagai penerima manfaat sekaligus melakukan pengawasan internal terhadap pelaksanaan pembangunan.

“Kami dari pihak sekolah hanya sebagai penerima manfaat. Namun, saya selaku kepala sekolah juga melakukan pengawasan internal dan bersinergi dengan P2SP, terutama dalam menjaga mutu bahan bangunan agar sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis,” jelasnya.

Yati bersama komite sekolah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Kuningan, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, yang telah membantu SDN 1 Ciporang memperoleh program revitalisasi pada tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya Dinas Pendidikan Kuningan, yang telah membantu SDN 1 Ciporang mendapatkan program revitalisasi tahun ini,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kondusivitas selama pelaksanaan program revitalisasi agar berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.

“Mari kita jaga bersama kondusivitas program revitalisasi ini demi menyukseskan program nasional dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!