Kab. Bandung, Kontroversinews | Proyek galian untuk perluasan jaringan perpipaan air bersih di kawasan Perumahan Bumi Kresna, Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Pasalnya, galian proyek tersebut dibiarkan terbuka tanpa dilengkapi rambu peringatan maupun pembatas pengaman, sehingga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (4/7/2026), lubang galian dengan kedalaman sekitar dua meter dan lebar sekitar satu meter tampak hanya ditutupi tumpukan tanah bekas galian. Di lokasi juga tidak terlihat papan informasi proyek, kerucut lalu lintas (traffic cone), lampu peringatan, maupun rambu keselamatan lainnya.
"Pengendara motor harus ekstra hati-hati karena lubang galian sangat dekat dengan badan jalan. Tidak ada plang proyek maupun rambu peringatan yang dipasang," ujar Mamat (46), warga setempat, Sabtu (4/7/2026).
Warga mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan. Selain posisi lubang yang berada di dekat badan jalan, gundukan tanah bekas galian dan minimnya pembatas dinilai berpotensi menyebabkan pengendara, khususnya sepeda motor, tergelincir.
Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai tidak adanya pemasangan rambu pengaman di lokasi pekerjaan.
Warga berharap kontraktor segera memasang rambu-rambu keselamatan, pembatas area kerja, serta tanda bahaya yang memadai sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), guna mencegah terjadinya kecelakaan selama proyek berlangsung. ***