Windy Cantika Aisah Siswi SMA Handayani I Pameungpeuk Raih Emas di Sea Games Philipina

oleh
oleh

BANDUNG| Kontroversinews.-Windy Cantika Aisah namanya kini kian melekat di publik, hal itu seiring dengan prestasinya yang terus bersinar di cabang olah raga angkat besi.
Sebagai atlit angkat besi, Windy begitu ia biasa disapa mengaku pernah mengikuti kejuaraan angkat besi, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Di level internasional, anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Asep Hidayat dan Siti Aisah ini juga pernah berlaga sebagai lifter Indonesia di ajang Sea Games di Fhilipina tahun 2019 kemarin. Di arena Sea Games tersebut, Windy berhasil meraih medali emas di Kelas 49 Kg Putri.

Yang membuat bangga di arena Sea Games, Windy berhasil memecahkan rekor dunia junior saat ia berlaga di nomor 49 Kg Putri dengan total angkatan 190 Kg dengan rincian snatch 86 Kg dan clean and jerk 104 Kg. Dengan kemenangan tersebut, Windy berhasil mencetak rekor dunia baru dan menyingkirkan rekor sebelumnya yang di pegang oleh lifter asal Korea Utara, Hye Jong Paek yang mencatatkan total angkatan 172 Kg.

Selain di Fhilipina, Windy yang kini tercatat sebagai siswi Kelas 12 IPS di SMA Handayani I Pangmeungpeuk, Bandung bahkan ia juga pernah mengikuti di Kejuraan Asian Weight Lifting Champions di China 2019. Di kejuaraan tersebut Windy menempati posisi peringkat ke tujuh dunia.

Tak hanya itu, di tahun yang sama Windy Cantika Aisah mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior di Suva, Fiji, Jepang. Di kota Sakura tersebut Windy menyabet tiga medali perak dan sekaligus memecahkan rekor dunia di Kelas 49 Kg Putri.

Prestasi di Internasional lainnya yang pernah dia ikuti adalah di Egat Kings Cup Thailan 2018, tak tanggung-tanggung Windy memboyong empat medali emas di kelas yang sama.
Sedangkan di level nasional pada 2018, bahkan ia juga pernah menyabet tiga medali emas sekaligus pada Kejuaraan Popda di Bandung. Selain itu, di Kejurnas PPLP Windy meraih tiga medali emas untuk tingkat senior-junior.

Sementara itu, di Popnas Jawa Tengah di Kelas 49 Kg Putri ia juga meraih medali emas, dan masih banyak prestasi lainnya yang pernah diikuti oleh Windy Cantika Aisah.
Prestasi yang pernah diraih oleh Windy merupakan konsitensi bagi Windy untuk mengikuti Olimpiade Tokyo yang bakal di gelar pada 2020 mendatang.
Siti Aisah ibunda Windy yang juga mantan atlit angkat besi di tingkat nasional dan internasional menuturkan, Windy belajar angkat besi mulai sejak duduk di bangku Kelas 5 SD. Melihat bakatnya terhadap angkat besi, lalu sang bunda pun memasukan Windy untuk bergabung di Club Angkat Besi.

Menurut Siti Aisah, setelah bergabung di club angkat besi Windy di bina langsung oleh mantan lifter nasional, Maman Suryaman,” Ketekunan Windy dalam berlatih sehingga membuahkan hasil yang membanggakan,”kata Siti Aisah.

Nama Windy Cantika Aisah, kini ia menjadi atlit andalan angkat besi. Bahkan dia ramai disebut-sebut sebagai pengganti Sri Wahyuni seorang atlit angkat besi Indonesia.
Ditempat terpisah, Kepala SMA Handayani I Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Asep Juanda ia merasa bangga terhadap anak didiknya Windy Cantika Aisah yang telah mengukir prestasi di tingkat nasional, dan internasioanl sehingga prestasinya mengharumkan nama bangsa, negara, keluarga, dan sekolah tempat ia menimba ilmu,
” Semoga apa yang telah dicapai oleh Windy dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi tiga orang teman di sekolahnya yang juga sebagai atlit angkat besi dan di latih oleh lifter nasional, Maman Suryaman.”kata Asep Juanda KONTROVERSINEWS di ruang kerjanya, baru baru ini.

Asep Juanda menambahkan, di sekolah ini selain Windy Cantikah Aisah, ada tiga orang temannya yang mengikuti jejak Windy sebagai atlit angkat besi, mereka kerap mengikuti kejuaraan angkat besi di tingkat nasional,” Mudah-mudahan tiga orang atlit sekolah ini dapat mengikuti prestasi yang telah dicapai Windy,”ujar Asep Juanda penuh harap. (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *