PROYEK PENINGKATAN JALAN KERTAWINANGUN-KALIKOA,DIDUGA DIBEKINGI PREMAN DAN TIDAK SESUAI SPEK SERTA RAB.

oleh -6 views

Kab.Cirebon|Kontroversinews,Pada Sabtu 17-10-2020 Pukul 12:03 awak media ini mendapati sebuah pekerjaan hotmix jalan raya desa yang menghubungkan desa kertawinangun dan desa kalikoa kecamatan kedawung kabupaten cirebon propinsi jawa barat,namun saat didatangi,tidak terlihat satupun pihak pelaksana maupun pengawas dari pihak dinas.segelintir orang berpakaian bersih dan rapih memang terlihat disana,tapi tidak satupun yang buka suara tentang berapa besaran anggaran dan bersumber darimana anggaran tersebut.
Hasil pantauan sementara dari awak media ini dilokasi pekerjaan yang Membuat muncul adanya dugaan pekerjaan tersebut tidak sesuai spek dan RAB adalah,tingkat panas celcius aspal hotmix kurang dari aturan yang ditetapkan.karena terlihat disana,aspal hotmix seperti pasir dan batu biasa alias tidak lengket seperti aspal hotmix pada umumnya.”komposisi campuran pasir,Batu,dan aspal sepertinya banyak pasir dan batunya ketimbang aspalnya.coba silahkan bapak Cari pelaksana,dan tanyakan seperti apa spesifikasi material aspal hotmix yang tertera pada aturan.saya yakin nggak akan bisa menjawab,bahkan tidak mungkin mau menunjukkan seperti apa lembar kertas spek dan RAB menurut rencana mutu kontrak (RMK) nya”,ujar salahsatu anggota LSM yang bertemu sedang bersliweran dilokasi pekerjaan saat diajak ngobrol awak media ini dan tidak mau namanya disebut disini.entah takut atau karena Sudah menerima jajan dari pihak pelaksana,anggota LSM langsung cabut pergi.
Untuk kembali menguatkan adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spek dan RAB,wartawan media ini kembali menelusuri Untuk mencari informasi yang lebih mendukung adanya dugaan tersebut.diketemukan sebuah bangunan yang mirip direksi keet yang didirikan asal jadi dan ditempeli papan informasi pekerjaan disekitaran wilayah dekat kantor kecamatan kedawung,ternyata judul paket pekerjaannya Adalah peningkatan jalan kertawinangun-kalikoa dengan nilai Rp.1.567.699.000,- yang bersumber dari Dana APBD Propinsi Jawa Barat.dan dikerjakan selama 72 hari kerja oleh CV.KARYA MULYA UTAMA,namun menurut omongan masyarakat yang ada disekitar lokasi “nggak akan mungkin 72 hari Pak,paling seminggu juga sudah selesai”.
Terlepas benar apa tidaknya,wartawan media ini akan terus memantau sampai selesai pekerjaan.untuk membuktikan benar tidaknya omongan masyarakat tersebut tentang jumlah Hari pelaksanaan pekerjaan,saat awak media ini hendak keluar dari lokasi pekerjaan peningkatan jalan kertawinangun-kalikoa.terlihat seseorang berpakaian rapih sedang membagikan rokok kepada sejumlah orang,ini penting ditelusuri kembali jadinya.apa ada klausul dalam perjanjian dan penandatanganan kontrak yang berbunyi “boleh Untuk belanja rokok Untuk tamu yang datang kelokasi pekerjaan”,Kita lihat dipemberitaan yang kedua.dan tak kalah penting,saat media ini keluar dari lokasi pekerjaan.terlihat sekumpulan orang berwajah sangar-sangar mirip preman yang tengah bercanda dan tertawa terbahak-bahak,diduga kehadiran mereka untuk menakut-nakuti para penggiat kontrol sosial. (KUSYADI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *