Oktober 17, 2019

Polres Bandung Lumpuhkan Dua Pencuri Sepeda Motor

Polres Bandung Lumpuhkan Dua Pencuri Sepeda Motor
Photo Credit To Subag Humas Polres Bandung AKP. Eti Mulyati sedang memperlihatkan barang bukti yang dipake kejahatan oleh tersangka.

Kab Bandung | Kontroversinews.- Jajaran Kepolisian Resor Bandung terpaksa melumpuhkan dua tersangka pencurian kendaraan bermotor dengan tembakan karena melakukan perlawanan saat penangkapan. Akibatnya, tersangka harus berjalan pincang setelah timah panas sempat bersarang di betis mereka.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan mengatakan, kedua tersangka merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Pameungpeuk. “Namun mereka juga mengakui telah melakukan aksi yang sama di empat lokasi lain di kawasan Majalaya dan Arjasari,” katanya di Mapolres Bandung, Selasa (2/10/2018).

Barang bukti kendaran roda dua yang bershasil diamankan pihak kepolisian Polres Bandung.

Indra menambahkan, kedua tersangka tersebut adalah Yana Mulyana (37), warga Kecamatan Arjasari, dan Encang Taryana (43), warga Kecamatan Paseh. Terakhir, mereka melakukan aksinya di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Jumat (14/9/2018) lalu.

Menurut Indra, modus operandi tersangka adalah sengaja berkeliling mencari korban dengan menggunakan sepeda motor milik tersangka Yana. Setelah mendapat target yang cocok, Encang lah yang bergerak mencuri sepeda motor milik korban.

Di Pameunpeuk, Encang mencuri sepeda motor trail di rumah korban Fazri Wal Qomari (22). Encang merusak gembok pagar rumah korban sebelum akhirnya mencongkel kunci kontak sepeda motornya dengan kunci T dan menyambung kabel starter.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung memburu kedua tersangka. Meski sempat mendapat perlawanan, polisi mampu meringkus keduanya sesuai prosedur.

Kejadian serupa, kata Indra, terjadi di Baleendah. Adalah seorang pelajar bernama AR (13) yang menjadi korban.

Sepeda motor AR dicuri oleh tersangka Yosep Firman (26) dan Ganda Safaat (25). “Modusnya adalah dengan memepet korban sampai terjatuh dari sepeda motornya,” kata Indra.

Setelah korban terjatuh, Yosep bertugas membawa korban ke tempat sepi dengan dalih berniat baik memberikan ganti rugi. Alih-alih menanggung kerugian korban, Yosep justru menendang korban dan mengancamnya dengan senjata tajam.

Sementara Ganda justru membawa kabur sepeda motor korban. Beruntung, seorang anggota polisi saat itu melihat korban menangis dan langsung melakukan pengejaran.

Setelah mendapati tersangka yang sesuai ciri-ciri, polisi tersebut bersama warga mampu membekuk Yosep. Sayang, Ganda masih bisa melarikan diri dan hingga kini menjadi buronan polisi.

Dari kedua lokasi dan tiga tersangka tersebut, polisi kini telah mengamankan barang hasil curian berupa empat unit sepeda motor. Indra mengimbau bagi mereka yang merasa pernah dicuri sepeda motornya, untuk dapat membawa surat-surat kendaraan dan mencocokannya dengan barang bukti yang ada di tangan polisi.  (Lily Setiadarma )

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *