Ketua LPKN Geram Laporan Terdahulu Ke Kejaksaan Agung tidak Berlanjut ke Meja Hijau

oleh -70 Dilihat
oleh

Rokan Hilir (Kontroversinews ).- Menunggu proses Hukum yang dilaporkan Lembaga Pemantau Korupsi Nasional (LPKN) pada Tahun lalu Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong ke Kejaksaan Agung belum menemukan titik terang.

Kini ketua LPKN Jawa Barat, Jony S Pane,Bae geram akan kembali membuat laporan ke kejaksaan Agung dalam hal Perjalanan Dinas Bupati Rohil dan Rombongan seluruh kepala Desa dan Camat se kabupaten Rokan Hilir ke Kabupaten Bandung Prov Jawa Barat yang hampir 200 jiwa .dengan alasan studi banding pemkab Rohil tahun 2023 silam diduga sangat sarat Korupsi berjamaah dengan melibatkan pihak swasta untuk meraup keuntungan memperkaya diri dan persekongkolan dengan pihak lain.

Tahun 2023 ketua DPD LPKN Jawa Barat melaporkan Bupati Rokan Hilir ke kejaksaan Agung prihal penyalah Gunaan wewenang yang di duga pungli Pengangkatan PLT Kepenghuluan/ kades jilid Satu. Dan beberapa bukti laporan korupsi di Dinas lain juga di lampirkan .

Namun Laporan yang di kejaksaan agung di limpahkan ke kejaksaan Tinggi Riau. Dan sesuai surat dari kejaksasa Nomor . R-29/L.4.3Dek.3.10/2023.Ketua Lembaga Pemantau Korupsi Nasional Joni S Pane di undang untuk memberi keterangan sebagai Saksi Pelapor. Hal itu di penuhi agar kasus ini terungkap,namun tanpa keterangan yang jelas dari pihak kejati Riau. Laporan itu tidak berujung.

Oleh karena itu agar Masyarakat dalam hal ini khususnya Masyarakat Rokan Hilir agar berhati-hati memilih Pemimpin nya di Tahun ini. Lebih bijak dan lihat rekam jelak nya. 3 tahun labih Afrizal Sintong sebagai Bupati di Rokan Hilir hanya jalan di tempat. Jony S. Pane ketua LPKN mengajak semua rekan dari LSM dan Media agar solid bekerja untuk Rohil lebih baik. Memilih pemimpin yang bener berpendidikan dan berkwalitas. Bukan menjadi Bupati dulu baru bersekolah ucap jony mengahiri.(DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *