Gaji untuk Pensiunan Macet Pihak BRI Pangururan Samosir Tidak Terbuka.

oleh -2 views

Samosir | Kontroversinews.- “Gaji pensiunan biasanya pada setiap awal bulan tertanggal 1 sudah dapat diambil melalui ATM BRI.” ujar salah seorang pensinunan yang gagal menarik gaji di BRI Pangururan. Rabu 04/12/2019.

“Namun beberapa bulan belakangan ini terkadang ATM saya diblokirlah, kalau ditanyakan sama petugas di BRI tersebut jawabannya agar si pensiunan melapor pada mereka karena diperkirakan kemungkinan yang bersangkutan sudah meninggal ,” ucap .N seseorang penerima pensiun yang enggan namanya disebut .

Apalagi pada awal bulan ini sudah berulangkali dicoba untuk mencek, apakah gaji sudah masuk pada rekening. Tetapi kemarin sampai pukul 14.50. WIB Selasa 03/12/2019 dan salah seorang petugas BRI ditanyakan tentang keterlambatan masuknya dana pensiun jawabannya “kami tidak tahu sama sekali” lebih baiklah bapak urus sendiri ke PT TASPEN Pematang Siantar karena beberapa pensiunan udah pergi ke sana untuk mengurus gaji pensiun mereka ujarnya, tutur N kepada awak media.

Selanjutnya Kantor PT. TASPEN PEMATANG SIANTAR yang dihubungi melalui nomor telepon kantornya (0622) 21996 dan jawaban dari petugas Taspen bahwa di BRI anda mengambil gaji pensiun sudah ada format isian untuk di isi dan dikirimkan kepada kami melalui Pos, agar dapat menerima gaji kembali katanya sembari menutup teleponnya.
Padahal saat ditanyakan di BRI mereka tak tau apa penyebabnya gaji tak masuk dan seandainya ada formulir untuk di isi mengapa tidak diberikan.

“Kalau dipikir-pikir sebenarnya pihak BRI apakah tidak ada insentifnya untuk proses pemberian gaji tersebut? Kalau memang ada , masalah ini harusnya ditangani mereka atau setidaknya mereka harus adakan koordinasi agar tidak mengecewakan konsumen.” keluh N.

Juga pada hari ini Rabu 04/12/2019 pukul 14.10 wib,  bertepatan hari Pekan di Pangururan dimana uang sangat dibutuhkan untuk belanja kebutuhan sehari-hari, namun gaji belum juga masuk. Apa daya kami untuk selanjutnya, karena walaupun jumlah gaji yang akan kami terima hanya tersisa sedikit, tapi itu sangat bernilai bagi kami, ujar N dengan wajah kesal.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *