Oktober 17, 2019

Desa Sadar, Desa Cilampeni Resmi Dibuka Jaminan Ketenaga Kerjaan

Desa Sadar, Desa Cilampeni Resmi Dibuka Jaminan Ketenaga Kerjaan

Kab Bandung | Kontroversinews.-Peresmian Desa Sadar Jaminan Ketenaga Kerjaan berlangsung di halaman Kantor Desa Cilampeni Kec Katapang Kab Bandung ,dihadiri Camat Katapang , Drs Yani Suhardi Setiawan MM ,Pjs Desa Cilampeni ,Aam Alimudin S.Sos ,serta hadir juga warga sekitar yang mengikuti arahan stake holder terkait BPJS di akhiri dengan sajian khutbat .

Yani mengatakan ,”sesuai dengan UU  tentang jaminan sosial Nasional Ketenaga kerjaan memang manfaatnya sangat banyak yang pertama salah satunya adalah untuk desa Cilampeni , hari ini peresmian Desa Sadar Ketenaga Kerjaan .

Manfaat lain jaminan sosial Ketenaga Kerjaan ialah jaminan kecelakaan ini bisa masyarakat yang bekerja di sektor formal maupun in formal bisa masuk di dalamnya ,apalagi masyarakat Kec Katapang ada 137 ribu dan desa Cilampeni  juga banyak perusahaan dan itu sudah dilakukan masing – masing perusahaan .

Bagi kami masyarakat umum dalam hal yang bekerja di non formal seperti tukang ojek ,bapak dan ibu yang bekerja di warung dan sebagainya bisa masuk dalam jaminan Ketenaga Kerjaan ,sebetulnya tidak berat bagi mereka ini hanya.16.800 dengan 38.800 .

Ini sudah wajib baik perusahan besar maupun perusahaan kecil dan ini akan ada sangsi sesuai UU yang berlaku bagi mereka yang mengabaikan atau tidak masuk dalam Jaminan Kecelakaan ,” tegasnya

Ditambahkan Kepala Kantor Cabang BPJS Bandung Lodaya ,Alfian ,kita sudah lakukan desa Sadar dari tahun 2017 dan ini bisa menjadi rule model bagi desa yang belum ,untuk sementara yang sudah ada 16 desa yang masuk 2 program dan desa Cilampeni sudah masuk 4 program.

Peserta yang kita lindungi yaitu Bukan Penerima Upah (BPU), Penerima Upah (PU) ,investor asing ,tenaga asing dan tenaga kerja luar negeri ,sedangkan perangkat desa Cilampeni ikut dalam 4 program dan untuk 22 Rw dari 102 RT masuk dalan 2 program .

Premi untuk 2 program Rp 16 ,800 / orang kalau 3 program sekitar Rp 55 ribu, harapannya kita sudah sosialisasi mereka menjadi advokat kami untuk ditularkan mereka yang tidak hadir  dan ini sudah jadi Bupati Bandung untuk ikut BPJS Pekerja dan itu sudah menjadi kewajiban

Bagi mereka yang mengabaikan akan kena sangsi administrasi atau hingga pencabutan ijin usaha ,” pungkasnya. (Mindra)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *