Oktober 17, 2019

DENDAM AKIBAT DITUDUH SELINGKUH

DENDAM AKIBAT DITUDUH SELINGKUH

Samosir | Kontroversinews.- Akibat dendam cemburu, Josran Sitinjak (39) melakukan pembunuhan dengan cara menikam  korban atas nama Sahat Sagala (24) di Desa Huta Hotang Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Minggu,11/4/19.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP. Jonser Banjarnahor ketika dikonfirmasi wartawan melalui selulernya pada Senin, 15/4/19.

“Ya benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan yang dilatar belakangi motif dendam cemburu di Desa Huta Hotang Kecamatan Onanrunggu pada Minggu malam kemarin,” ujar AKP. Jonser Banjarnahor.

Menurut Banjarnahor, kronologis pembunuhan tersebut terjadi karena dendam pelaku kepada korban yang menuduh korban melakukan selingkuh dengan istri pelaku FS, pada tahun yang lalu.
Kejadian terjadi pada malam hari sekitar jam 22.10 14/4/19 disalah satu Lapo Tuak milik seorang bermarga Gultom di Desa Huta Hotang.

Korban Sahat Sagala yang kesehariannya bertani, malam itu bersama dengan saksi ( Alfinius Sitinjak, Pendi Sitinjak, Ekan Gultom, Pandapotan sitinjak), sedang duduk-duduk di teras Lapo Tuak milik warga bermarga Gultom sambil minum tuak.

Tiba-tiba dari arah belakang korban datanglah tersangka Josran sitinjak yang diduga telah minum tuak sebelumnya dari warung yang lain, menghampiri korban dan dengan tiba-tiba tersangka Josran Sitinjak mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan langsung menusukkan pisau tersebut ke arah dada sebelah kiri korban Sahat Sagala.

Setelah itu kawan Sahat Sagala dilapo itu, Vinius sitinjak menarik tangan pelaku Josran Sitinjak.
Kesempatan itu digunakan Sahat Sagala melarikan diri ke arah jalan ringroad Tomok.
Setelah itu pelaku Josran Sitinjak diamankan oleh warga dan pemilik warung.
Warga pun kemudian menghubungi Kapolsek Onanrunggu AKP Wilson Harianja dan lagsung mengerahkan anggotanya untuk mengamankan pelaku.

Pelaku Josran Sitinjak yang kesehariannya adalah perangkat desa di Desa Janji Matogu saat ini sudah ditahan di Mapolres Samosir.

“Pelaku Josran Sitinjak sudah kita tahan di Polres Samosir dan korban saat ini sedang dilakukan otopsi di RS. Bhayangkari Medan,” pungkas AKP. Jonser Banjarahor.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam hukuman minimal 20 tahun dengan ancaman pembunuhan berencana seperti tertera pada pasal 340 KUHP.(ps)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *