16
MEI 2026 04:54 WIB
NUSANTARA 3 Kali Dilihat

Tragis, Nahkoda Kapal Wisata Bahari 01 Tersambar Petir di Perairan Bandengan

Roedjijanto

Roedjijanto

Penulis

Tragis, Nahkoda Kapal Wisata Bahari 01 Tersambar Petir di Perairan Bandengan

JEPARA, Logo | Peristiwa tragis ini terjadi di perairan Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, pada Kamis (14/5/2026) sore.

Kejadian bermula saat seorang nahkoda kapal penyeberangan dari Pulau Panjang menuju Dermaga Objek Wisata Pantai Bandengan tersambar petir.

Korban diketahui bernama Aji Santoso bin Suparman (25), warga Desa Ngeling RT 03 RW 04, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Korban bekerja sebagai nahkoda Kapal Wisata Bahari 01.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WIB ketika korban mengantarkan penumpang dari Dermaga Pantai Bandengan menuju Pulau Panjang menggunakan Kapal Wisata Bahari 01.

Setelah penumpang turun, korban menunggu di area dermaga Pulau Panjang.

Sekitar pukul 15.00 WIB, korban kembali membawa penumpang dari Pulau Panjang menuju Dermaga Pantai Bandengan. Saat perjalanan pulang, posisi kapal korban berada tepat di belakang Kapal Bahari 025 yang dinahkodai saksi Moh. Ali Irwan.

Namun sekitar pukul 15.30 WIB, ketika kapal sudah mendekati Dermaga Pantai Bandengan atau sekitar 300 meter di sebelah utara dermaga, cuaca tiba-tiba berubah memburuk. Petir mendadak muncul dan menyambar tubuh korban.

Saksi mata di lokasi, Andreyanto, yang saat itu berada di dermaga, melihat langsung kejadian tersebut dan segera memberitahu Purwantono yang berada di jembatan menuju dermaga.

Setelah menerima informasi itu, Moh. Ali Irwan bersama Andreyanto bergerak cepat memberikan pertolongan.

Kapal korban kemudian diarahkan menuju Pantai Pasir Putih untuk mempermudah proses evakuasi. Selanjutnya korban dibawa ke RSI Sultan Hadlirin Jepara guna mendapatkan penanganan medis.

Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Di tempat terpisah, Kapolsek Jepara Kota, AKP R. Aries Sulistiyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan lokasi dan meminta masyarakat, khususnya pelaku wisata bahari dan nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.***

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ad Iklan Banner Bawah