Kab. Bandung, Kontroversinews | Di balik hamparan perkebunan teh yang hijau dan alami, tersimpan suasana sejuk yang menjadi favorit wisatawan di kawasan Bandung Selatan. Salah satu destinasi unggulannya adalah pemandian air panas alami yang berasal dari aliran pegunungan, tepatnya di Kecamatan Rancabali, Desa Patengan.
Tempat ini menawarkan kombinasi sempurna antara udara sejuk pegunungan dan panorama kebun teh yang memanjakan mata.
Air Panas Rancawalini bersumber dari kaki Gunung Patuha, dengan suhu air berkisar antara 38°C hingga 42°C. Berendam di sini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga dapat menjadi terapi karena kandungan mineral alaminya dipercaya mampu meredakan pegal-pegal seperti rematik serta membantu melancarkan peredaran darah.
Fasilitas yang tersedia sangat lengkap dan ramah untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Keamanan pun terjaga dengan baik. Wisata Walini kini telah berkembang menjadi kawasan agrowisata yang modern dan menarik.

Pengunjung tidak hanya dapat berendam dan menikmati terapi air panas, tetapi juga mencoba berbagai fasilitas lain. Tersedia kolam renang variatif untuk dewasa dan anak-anak, lengkap dengan wahana waterboom, hingga kamar rendam VIP bagi yang menginginkan privasi lebih.
Bagi pecinta tantangan, tersedia wahana adrenalin seperti ATV, flying fox yang melintasi kebun teh, hingga go-kart.
Tak jauh dari area kolam, terdapat Dusun Stroberi Walini. Di sini, pengunjung dapat merasakan pengalaman memetik buah stroberi langsung dari kebunnya.
Fasilitas lain juga tersedia, seperti area parkir luas, gazebo, homestay (villa) untuk keluarga yang ingin bermalam, serta berbagai pilihan kuliner dari UMKM lokal.
Untuk harga tiket, pengunjung cukup membayar sekitar Rp40.000 per orang, sudah termasuk akses ke kolam renang umum dan waterboom. ***