Maret 28, 2020

Tangkap Jurtul Togel Polisi di Samosir Dihadang Massa.

Tangkap Jurtul Togel Polisi di Samosir Dihadang Massa.

Samosir | Kontroversinews- Puluhan orang menghadang polisi setelah menangkap seorang berinisial ML, diduga penjual judi togel di Simpang Sigumbang, Desa Sipinggan Lumban Siantar, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Kamis, 19/3/2020.

Petugas yang dihadang adalah KBO Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Samosir dan dua rekannya. Ini dibenarkan Kepala Satuan Reskrim Polres Samosir Ajun Komisaris Polisi Jonser Banjarnahor, ketika dikonfirmasi Sabtu, 21/3/2020.”

Benar, petugas kita telah dihadang puluhan laki-laki usai kita melakukan penangkapan terhadap temannya ML dan mereka menuntut untuk dibebaskan,” ujar Jonser.

Jonser menjelaskan, sebelumnya pada Kamis pukul 21.10 WIB, personel Satuan Reskrim Polres Samosir menyelidiki dan kemudian menangkap ML di kedai tuak milik P Lumbanraja di Simpang Sigumbang, Desa Sipinggan Lumban Siantar, Kecamatan Nainggolan.

Setelah itu personel bermaksud melakukan penangkapan dan penyitaan di sebuah lokasi judi mesin jackpot. Namun di tengah perjalanan, petugas dikejar dan berhasil dihalangi puluhan orang dengan mengendarai sepeda motor dan mobil Avanza hitam.

“Setelah mobil personel petugas dihentikan paksa, puluhan massa tersebut memaksa membuka kaca mobil untuk melihat apa dan siapa yang ada di dalam mobil. Mereka memaksa agar teman mereka yang berinisial ML yang baru ditangkap agar dilepaskan,” terang Jonser.

Mereka memeriksa mobil personel kepolisian tersebut, namun tidak menemukan teman mereka ML di dalam mobil. Karena sebelumnya sudah terlebih dahulu dilarikan dengan mobil lain yang juga milik personel Reskrim Polres Samosir.

Merasa tidak senang karena temannya tidak ditemukan, massa tersebut berbuat anarkis, merusak mobil sambil memaksa personel ke luar dari dalam mobil.

Mereka mengancam jika personel tidak ke luar mobil akan dibakar, sambil terus menggoyang-goyang mobil untuk menggulingkannya.

“Personel yang di dalam mobil tetap bertahan sambil menenangkan para pelaku dan mengatakan mereka adalah anggota Polri yang sedang bertugas sambil memperlihatkan surat perintah tugas,” terang Jonser.

Melihat massa semakin bertambah dan situasi pun semakin panas, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Samosir Inspektur Polisi Satu JW Saragih menghubungi Kepala Satuan Reskrim, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Palipi dan Onan Runggu melalui selulernya untuk meminta bantuan.

Tidak lama kemudian Kapolsek Palipi dan Onan Runggu datang beserta anggota, berusaha menenangkan situasi. Namun massa ngotot agar rekan mereka yang ditangkap dikembalikan dan dilepaskan.

Setelah melakukan pendekatan, personel Polres Samosir yang dipimpin Kepala Bagian Operasional Komisaris Polisi Bernad Nibaho dan Kepala Satuan Reskrim Ajun Komisaris Polisi Jonser Banjarnahor dapat mengamankan situasi dan personel yang sempat disandera massa dilepaskan dan kembali ke Polres Samosir.

Polres Samosir berhasil melakukan identifikasi terhadap empat orang yang diduga melakukan tindakan anarikis, yakni JS, 42 tahun, warga Desa Lumban Siantar, Kecamatan Nainggolan, KDS, 32 tahun, warga Desa Sipinggan Lumban Siantar, Kecamatan Nainggolan, dan RL, seorang sopir warga Desa Sipinggan Siantar, Kecamatan Nainggolan.

Ketiganya berhasil melarikan diri, namun BP, 27 tahun, warga Desa Nainggolan, Kecamatan Nainggolan, berhasil ditangkap petugas.(PS)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *