Maret 28, 2020

Tingkatkan Kualitas dari Objek Wisata, Disparbud Gelar Pelatihan Penguatan SDM

Tingkatkan Kualitas dari Objek Wisata, Disparbud Gelar Pelatihan Penguatan SDM
Photo Credit To Sejumlah masyarakat mengikuti pelatihan bidang pariwisata di Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Rabu (26/2). Poto Kontroversinews.com || Lee

PASIRJAMBU | Kontroversinews – Demi meningkatkan kualitas dari objek wisata yang ada di Kabupaten Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung lakukan Pelatihan Penguatan Sumber Daya Manusia dan Profesionalisme Bidang Parawisata kepada masyarakat, yang desanya berpotensial menjadi objek wisata, di Desa Cisondari Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung .

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, H. Hidayat Ramdan, mengungkapkan bahwa sebagai salah satu langkah untuk merealisakan hasil musrembang 2019, pihaknya menyelenggarakan program pelatihan bagi masyarakat dalam bidang pariwisata. Kegiatan tersebut sangat sinkron dengan kondisi wilayah Kabupaten Bandung, dimana banyak terdapat lokasi yang cocok untuk dijadikan objek wisata, utamanya objek wisata alam.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, H. Hidayat Ramdan.

“Ini adalah pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan masyarakat dalam bidang pariwisata. Tentunya dengan pelatihan ini, masyarakat mendapatkan pembelajaran tentang bagaimana mengembangkan sektor pariwisata diwilayahnya, sehingga bisa menjadi potensi yang menjanjikan. Adapun bentuk pelatihannya disesuaikan dengan kondisi desa,” kata Hidayat saat di tanya Kontroversinews.com di sela-sela kegiatan di Desa Cisondari Kecamatan Pasirjambu, Rabu (26/2/ 2020).

Selain mendorong peningkatan kualitas SDM dalam pengelolaan objek wisata, pihaknya juga mendorong peningkatan pada aspek ekonomi kreatifnya. Dengan demikian, dapat meningkatkan perputaran produk perekonomian, utamanya produk asal Kabupaten Bandung.

“Untuk menguatkan bidang ekonomi kreatif terebut, setiap desa bisa saling mendukung dan bekerja sama,” ujar Hidayat.

Dalam kegiatan tersebut, Hidayat tidak mematok target. Karena menurutnya, target itu kadang tidak bisa ditentukan langsung dalam bentuk angka. Intinya adalah bagaimana meningkatkan potensi yang ada guna meningkatkan produktifitas.

“Peserta pelatihan ini berjumlah 100 orang, yang dibiayai oleh APBD,” pungkas Hidayat. (Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *