Februari 28, 2020

Satres Narkoba Polresta Bandung Bekuk 24 Orang Pengedar Narkoba

Satres Narkoba Polresta Bandung Bekuk 24 Orang Pengedar Narkoba
Photo Credit To Empat dari 24 Orang pengedar dihadirkan pada gelar perkara kasus penyalah gunaan narkoba di Mapolresta Bandung.

SOREANG  | Kontroversinews – Satres Narkoba Polresta Bandung berhasil membekuk 24 orang pengedar narkoba. Ke 24 orang pengedar tersebut dibekuk dalam rentang waktu kurang dari tiga minggu.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kasat Narkoba AKP Jaya Sofian menuturkan, ke 24 orang pengedar tersebut kerap mengedarkan barang haram di wilayah Kabupaten Bandung. Mereka ditangkap di sejumlah tempat yang berbeda.

“Kami berhasil tangkap mereka dari 18 laporan kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka berperan sebagai pengedar semua,” kata Kusmawan, Kamis 13 Februari 2020 di Mapolresta Bandung.

Menurut dia, polisi berhasil menyita 37,9 gram narkoba jenis sabu dan 50 gram ganja kering dari tangan para tersangka. Selain itu, petugas turut menyita sejumlah timbangan kecil yang biasa digunakan oleh para tersangka mengemas narkoba dalam paket-paket kecil siap edar. “Kami juga sita sejumlah alat untuk mengonsumsi narkoba seperti alat hisap seperti bong,” kata dia.

Dikatakan dia, dari 18 kasus penyalahgunaan narkoba tersebut, kasus yang paling menonjol adalah penyelundupan sabu di Pengadilan Negeri Kabupaten Bandung baru-baru ini dan penyelundupan sabu di Lapas Jelokong.

“Penyelundupan dilakukan oleh pelaku perempuan. Dia nekat menyelundupkan saat suaminya akan menjalani sidan putusan kasus pencurian. Katanya mau diedarkan di penjara,” kata dia.
Menurut dia, penyelundupan sabu di PN Kabupaten Bandung tersebut polisi mengamankan 7,5 gram sabu. Sedangkan di Lapas Jelekong, polisi berhasil menyita 20 gram sabu dari tersangka.

Menurutnya, gagalnya aksi penyelundupan tersebut dikarenakan kerjasama dan koordinasi Polresta Bandung sudah terjalin dengan baik dengan kedua lembaga tersebut.
“Ke 24 orang pengedar narkoba ini dijerat Pasal 114, 112, dan 127 KUHPidana tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun,” katanya. (Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *