Februari 28, 2020

Uwais Qorni: Naiknya Harga Bawang Putih Tidak Signifikan

Uwais Qorni: Naiknya Harga Bawang Putih Tidak Signifikan
Photo Credit To Kegiatan jual beli di pasar Soreng Kab. Bandung.

SOREANG | Kontroversinews – Mahalnya harga bawang putih di sejumlah daerah ternyata tidak berpengaruh di sejumlah pasar di Kabupaten Bandung. Pasalnya, harga bawang putih di sejumlah pasar di Kabupaten Bandung berkisar Rp. 20 ribu hingga Rp. 35 ribu per kilogramnya.

“Memang naik harganya, tapi tidak signifikan seperti di daerah lain yang sampai Rp70 ribu per kilogramnya,” ucap Sekretaris Disperindag Kabupaten Bandung, Uwais Qorni, yang didampingi Kasi Pengawasan Distribusi Haryanti Jumat ( 7 /2 /2020 ).

Sekretaris Disperindag Kabupaten Bandung, Uwais Qorni

Menurut H. Uwais, harga bawang putih yang cukup tinggi di Kabupaten Bandung sesuai laporan dari Kopermas berada di Pasar Soreang yang mencapai Rp. 48 ribu per kilogramnya.
Anehnya, kata dia, harga bawang putih di Pasar Ciwidey terbilang masih cukup stabil. Yaitu kisaran Rp. 20 ribu per kilogramnya di level pedagang sesuai data yang diterima Disperindag Kabupaten Bandung pada Kamis 6 Februari 2020.

“Mahalnya harga bawang ini karena stok yang menipis. Memang ada pengaruhnya juga dengan virus corona yang membuat pemerintah menyetop impor bawang putih dari China,” kata H. Uwais
Menurut H. Uwais, rata-rata kenaikan harga bawang putih di Kabupaten Bandung berkisar antara 25 persen dari harga sebelumnya. Kendati demikian, mahalnya bawang putih di beberapa pasar tidak menyebabkan aktifitas jual beli di komoditas itu padam.

Selain bawang putih, cabai rawit merah harganya juga cukup mahal. Rata-rata harga cabai rawit merah di sejumlah pasar di Kabupaten Bandung mencapai Rp100 ribu per kilogramnya. Harga cabai rawit termurah berkisar Rp. 90 ribu per kilogramnya.

“Kalau cabai rawit ini mahalnya sudah cukup lama terjadi. Salah satu faktor penyebab yaitu karena musim hujan. Cabai jadi cepat busuk sehingga stok juga ikut menipis,” katanya.
Sementara itu ditengah naiknya harga sayuran, harga daging dan telur ayam broiler justru mengalami penurunan. Harga daging sapi sendiri hanya berkisar Rp115.500 per kilogrannya, sementara daging ayam Rp32.750 per kilogramnya, dan harga telur ayam sendiri berkisar Rp. 21.900 per kilogramnya.

“Itu harga rata-rata disejumlah pasar yang ada di Kabupaten Bandung,” katanya. (Lily Setiadarma )

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *