Desember 13, 2019

Sedang Asiikk Nginek di Room, Oknum Polisi dan PNS Kejaksaan Muaro Jambi Diamankan

Sedang Asiikk Nginek di Room, Oknum Polisi dan PNS Kejaksaan Muaro Jambi Diamankan

JAMBI | Kontroversinews.– Sebanyak 13 orang yang diduga sedang mengkonsumsi narkoba jenis inek di di dalam room karaoke Grand Club terjaring razia yang di gelar petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi.

Dari 13 yang diamankan 2 diantaranya merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kejaksaan Muarojambi dan oknum Polisi yang bertugas di Polres Kerinci Jumat (15/11) sekira pukul 01.30.

Saat melaksanakan razia petugas masuk kedalam Grand Club dan langsung menuju ke salah satu ruang karaoke yang berada di lantai dua. Ketika itu, petugas langsung menghidupkan lampu, sontak saja salah satu pengunjung membuang dompet ke belakang sofa tempat duduk.

Hal ini membuat kecurigaan bagi petugas. Dengan cepat petugas langsung mengambil dompet tersebut. “Kenapa kau buang dompet ke bawah tempat duduk” kata salah satu petugas. Kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan pada seorang pria bernama Anugrah Hadi.

Selanjutnya, semua isi tas pria tersebut juga langsung di geledah. Dalam tas tersebut rupanya terdapat logo kepolisian Daerah Polda Jambi. “Itu lambang polda Jambi punya siapa, anggota kamu ya,” sebut petugas. Sontak saja Anugrah berkilah bahwa itu merupakan punya temannya. “Bukan punya saya bang, itu punya teman saya bang,’ sebut Anugrah.

Tak mudah percaya begitu saja, petugas tetap melakukan penggeledahan dan interogasi. Alhasil Anugrah mengaku bahwa dirinya adalah seorang anggota polri. “Iya bang saya anggota di Polres Sungai Penuh,” ungkap Anugrah.

Di ruang karaoke yang sama, rupanya ada salah satu anggota PNS Kejaksaan Muarojambi bernama Andri Ardiansyah. Rupanya dirinya tengah mengkonsumsi inek bersama temannya. “Iya bang, tadi saya pakai satu, patungan sama teman,” kata Andri.

Andri mengaku, kepada oetugas bahwa dirinya adalah seorang PNS di Kejaksaan Muarojambi. “Di Jaksa Muarojambi,” sebutnya. Saat itu, Andri mengaku, barang tersebut di dapat dari Sofyan dengan harga Rp 350. Saat itu Sofyan yang juga berada di ruangan tersebut. Petugas pun langsung melakukan penggeledahan pada pria bernama Sofyan. Di sana petugas juga menemukan kertas klip warna bening.

Terbukti menggunakan inek, semua pengunjung di ruangan karaoke langsung di bawa petugas ke BNNK Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setidaknya ada 13 orang yang terdiri dari 5 orang pria dan 8 orang wanita yang diamankan petugas dari ruang karaoke tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Kanit Pemberantasan BNNP Jambi, Ipda Rico Saputra. “Iya kali ini ada belasan orang yang kita amankan, ada juga satu anggota polisi dan satu PNS kejaksaan Muarojambi,” kata dia.

“Pemeriksaan sementara mereka telah memakai 5 inek yang di bagi-bagi, namun ineknya telah habis di konsumsi barang bukti belum kita temukan,” tambahnya.

Selanjutnya, mereka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di BNNK Jambi guna dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi. (Rie).

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *