Samosir | Kontroversinews.- Untuk menjaga dan mengantisipasi lonjakan harga, dan kelangkaan stok sembilan bahan pokok menjelang libur panjang lebaran Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Samosir melaksanakan kegiatan monitoring harga, keamanan dan ketersediaan stok sembilan bahan pokok di pasar tradisional Pangururan,Onan Baru Rabu 15/5/19.
Monitoring ini langsung dipimpin oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Samosir Saul Situmorang dengan melibatkan SKPD terkait diantaranya : Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, Dinas Ketapang, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Satpol PP, Camat Pangururan, Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Samosir.
Monitoring Pasar tradisional ini akan dilakukan pada 6 pasar besar dikabupaten Samosir atau pekan yang relatif ramai dikunjungi masyarakat diantaranya Pasar Tradisional Palipi, Sianjur Mulamula, Nainggolan, Pangururan, Ambarita dan Simanindo.
Berdasarkan pemantauan dilapangan diperoleh gambaran bahwa harga-harga sembilan bahan pokok relatif stabil serta ketersediaan bahan pokok yang cukup. Diantara kesembilan bahan pokok gula pasir mengalami sedikit kenaikan (naik sekitar 8%), ikan basah (naik sekitar 5%), namun ikan kering mengalami penurunan sekitar 08-10%.
Demikian juga bawang putih mengalami penurunan drastis, dimana pada awal Mei 2019 telah mencapai harga dikisaran Rp.60.000-70.000 per kg, dan saat ini sudah sekitar Rp.40.000,- per kg nya. Situasi kegiatan pasar tradisional Pangururan berjalan dengan normal dan terkendali menjelang libur panjang lebaran idul fitri tahun ini.(ps)