September 17, 2019

Air Bersih dari SPAM Gambung Baru Bisa Dinikmati September 2019

Air Bersih dari SPAM Gambung Baru Bisa Dinikmati September 2019
Photo Credit To Direktur Utama PDAM Tirta Raharja, H. Rudie Kusmayad

SOREANG | Kontroversinews.- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung di Kabupaten Bandung. Layanan sumber air bersih dari SPAM Gambung ini baru dapat dirasakan warga Kabupaten Bandung pada pada September 2019 tahun ini, yang mampu melayani 35 ribu titik sambungan air bersih rumah tangga untuk 5 kecamatan di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

Direktur Utama PDAM Tirta Raharja, H. Rudie Kusmayadi mengatakan, pemanfaatan SPAM Gambung dari Kecamatan Pasirjambu itu direncanakan untuk menambah jaringan pelanggan baru di Kecamatan Soreang, Katapang, Margahayu, Margaasih serta sebagian ke Kota Cimahi. Kata dia, diperkirakan, pembangunan SPAM Gambung sendiri insyaalloh rampung pada September tahun ini. jika SPAM ini telah beroperasi, bisa menambah sekitar 35 ribu pelanggan di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

“Kami ada dua pekerjaan, pertama pemasangan sambungan baru beberapa kecamatan itu. Kemudian kami juga tengah melakukan normalisasi jaringan di wilayah Soreang kota yang mana pipanya sudah tua dari tahun 82, ini perlu dinormalisasi supaya distribusi airnya lancar lagi,” kata H. Rudie di Soreang, Minggu (25/8/2019).

Menurut H. Rudie, pembangunan SPAM Gambung ini akan rampung pada September tahun ini. Kemudian saat ini juga tengah dilakukan pembangunan jaringan SR di Soreang, Katapang, Margahayu dan Margaasih. Sedangkan untuk Kota Cimahi saat ini masih dalam persiapan pembangunan jaringannya.

“Kami memang dituntut cepat untuk penyerapan air dari Gambung ini. Nah setelah SPAM Gambungnya beres pada September kami lanjutkan dengan pembangunan jaringan SR, sekarang juga sosialisasi pembangunan jaringan sedang berlangsung dilakukan bertahap dan masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

H.Rudie melanjutkan, saat ini pipanisasi untuk pemanfataan air dari SPAM Gambung tengah dilakukan di Desa Banyusari Kecamatan Katapang. Nantinya masyarakat di desa tersebut bisa menjadi pelanggan PDAM Tirta Raharja hanya dengan membayar biasa pemasangan instalasi SR nya saja sebesar kurang lebih Rp 1,2 juta. Pembayarannya pun bisa dicicil oleh pelanggan.

Manajer Junior Humas dan Keseketariatan PDAM Tirta Raharja Sri Hartati. by istimewa

“Bayarnya bisa dicicil untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Masyarakat sangat antusias, karena cuma kenakan biaya pemasangan sambungan saja dan juga bisa dicicil, karena memang kami menerima hibah dari pemerintah untuk kontruksinya. Sehingga calon pelanggan sangat diuntungkan. Bahkan untuk MBR itu ada yang dibebaskan biaya pemasangannya, jumlahnya antara 80 sampai 84 rumah MBR,” katanya.

H.Rudi melanjutkan, pada tahun ini, pihaknya mendapatkan penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp 20, 8 miliar. Modal tersebut dipergunakan oleh perusahaan plat merah itu untuk penambahan jaringan pelanggan baru.

Diperkirakan untuk tahun depan juga, pihaknya akan mengajukan kembali penyertaan modal kepada Pemkab Bandung sekitar Rp. 12 miliar.

“Kami terus melakukan pengembangan pipanisasi untuk pemanfaatan air dari SPAM Gambung. Karena memang potensinya besar sekali air disana itu, dan dari debit air 400 liter per detik itu sekitar 200 liter perdetiknya akan dimanfaatkan secara bertahap dulu, pertama yah sekitar 50 liter perdetik dulu. Karena memang harus bertahap tidak boleh sekaligus bisa meledak nanti pipanya kalau sekaligus,” katanya.

Disinggung mengengai dampak musim kemarau terhadap keberlangsungan suplay air pada pelanggannya, Rudie mengaku hingga hari ini masih berjalan dengan baik. Meski memang saat ini pihaknya juga telah melakukan distribusi air dengan armada tangki dibeberapa kawasan pemukiman pelanggan dan non pelanggan. Bahkan, untuk Kota Cimahi pelayanan terganggu sejak beberapa bulan lalu hingga hari ini.

“Kalau wilayah Kabupaten Bandung baru beberapa hari ini terganggunya. Memang kalau Cimahi sudah dari bulan bulan kemarin. Semoga saja musim hujan segera tiba agar pelanggan tidak terlalu lama mengalami gangguannya,”ujarnya. (Lily Setiadharma).

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *