Agustus 25, 2019

2.500 Remaja Kabupaten Bandung, Lulus Program P.A.C.E Angkatan ke-1

2.500 Remaja Kabupaten Bandung, Lulus Program P.A.C.E Angkatan ke-1

SOREANG | Kontroversinews – Sebanyak 2.500 remaja perempuan Kabupaten Bandung, lulus dalam program Personal Advancement and Career Enhancement(P.A.C.E) Angkatan ke-1. Program yang terselenggara berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan Care International Indonesia dan Gap Inc. ini, berlangsung sejak bulan April hingga Juli 2019.

Program P.A.C.E Fase Pertama telah dilaksanakan di 15 sekolah formal/ SMP dan 5 sekolah non-formal/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di empat kecamatan, yaitu Banjaran, Baleendah, Dayeuhkolot dan Pameungpeuk.

P.A.C.E merupakan sebuah inisiatif program bagi remaja perempuan. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, cakap dalam memecahkan masalah, serta matang dalam merencanakan masa depan.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, Manajer Advokasi Program Development Internasional Megan Andrew, Dekan Fakultas Kesehatan Prof. Dr Budi Setiawan, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Nia Kurnia Dadang Naser, Kadisdik Kab.Bandung DR. H. Juhana M.MPd, dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser pada kesempatan itu menyerahkan secara simbolis sertifikat kelulusan kepada salah satu peserta. Ia mengimbau agar anak perempuan Kabupaten Bandung jangan tanggung dalam bercita-cita.

“Bercita-cita jangan tanggung. Silakan bercita-cita jadi dokter, tentara atau yang lainnya, tapi harus menguasai juga ilmu bisnis. Tanamkan motivasi dalam diri untuk jadi pengusaha, bukan pegawai,” imbuh Bupati Dadang Naser dalam sambutannya disela-sela acara Graduation Day Program P.A.C.E dan Peringatan Hari Anak tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2019 di Dome Bale Rame Soreang, Selasa (13/9/2019).

Dadang melanjutkan, perempuan pebisnis unggul sudah dicontohkan pada jaman Siti Khadijah dan kaum perempuan merupakan penentu keberhasilan suatu negara.
“Siti Khadijah itu pebisnis unggul, dan derajat kaum perempuan sudah disampaikan dalam Al Qur’an sebagai penentu negara. Manakala baik perempuan, akan maju suatu negara. Sebaliknya, manakala hancur perempuan, akan hancur pula suatu negara,” terangnya.

Dadang mengapresiasi kepada pihak CARE International Indonesia dan Gap Inc., atas terselenggaranya program tersebut. Dengan dijalankannya program P.A.C.E, kata Dadang, akan memotivasi anak-anak perempuan Kabupaten Bandung untuk menjadi perempuan tangguh di masa mendatang.

Kegiatan graduation day yang mengusung tema “Aku Anak Indonesia, Aku Tangguh Menyongsong Masa Depan” tersebut didukung oleh beberapa Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Bandung. Diantaranya Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Disdik, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika (Diskominfo).

Senior Manager Care International Meagan Endrew menambahkan, program ini mengetengahkan empat modul yang disampaikan selama 43 jam pelajaran, dan terbagi dalam 23 pertemuan. “Ada empat modul yang kami sampaikan dalam program P.A.C.E, yaitu me and my relationship (aku dan relasiku), me and my body (aku dan tubuhku), me and my emotion (aku dan emosiku) dan me and my dreams (aku dan mimpiku). Dengan program ini diharapkan perempuan indonesia mengenali diri dan potensinya untuk menjadi wanita tangguh (woman resilience) di masa depan. (Lily Setiadarma )

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *