Agustus 25, 2019

Cegah Anak Putus Sekolah, 300 Ketua Osis Dibekali Semangat

Cegah Anak Putus Sekolah, 300 Ketua Osis Dibekali Semangat
Photo Credit To Narasumber dalam kegiatan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, DR.H.Juhana M.MPd, Istri Bupati Bandung, Hj. Nia Kurnia Dadang Naser, Kabid Perlindungan Anak dan Kanit PPA Polres Bandung.

SOREANG | Kontrobersinews – Ratusan ketua Osis SMP dan SMA serta guru bimbingan konseling dibekali materi pendidikan tentang semangat belajar di sekolah, Selasa (6/8) dengan tema Kampanye Pendidikan “For Better Life” dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional. Diharapkan, dengan kegiatan tersebut tidak ada anak yang putus sekolah.

Ratusan ketua Osis SMP dan SMA serta guru bimbingan konseling dibekali materi pendidikan tentang semangat belajar di sekolah, di Gedung PGRI Katapang , Selasa (6/8)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung DR. H. Juhana M.MPd, yang diwakili Kepala Seksi Kurikulum SMP, Dra. Hj. Elis Yuliawati M.MPd mengatakan acara diadakan agar merangsang anak-anak untuk terus bersekolah. Pihaknya mengajak Ketua Osis dan guru bimbingan konseling.


Kepala Seksi Kurikulum SMP, Dra. Hj. Elis Yuliawati M.MPd

“Diharapkan ketua osis ini menyosialisasikan kepada teman temannya tentang pentingnya sekolah,” ujarnya, saat di tanya Kontroversinews.com disela-sela acara di Gedung PGRI Katapang, Selasa (6/8). Menurutnya, selain itu diharapkan jika terjadi kekerasan kepada anak mereka bisa langsung melaporkan kepada instansi terkait.

Dirinya mengatakan narasumber dalam kegiatan yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, DR.H.Juhana M.MPd, Istri Bupati Bandung, Hj. Nia Kurnia Dadang Naser, Kabid Perlindungan Anak dan Kanit PPA Polres Bandung.

“Ini tahun pertama anak dibekali pentingnya pendidikan dan kekerasan kepada anak,” katanya.

Dirinya menuturkan banyaknya anak yang putus sekolah salah satunya disebabkan karena menikah muda. Oleh karena itu pihaknya mendorong agar terus belajar dan sekolah.

“Menikah di usia muda anak tidak bisa memiliki pendidikan yang layak. Kalau bersekolah dulu secara emosional akan siap,” katanya.

Menurutnya, antusiasme siswa dalam kegiatan tersebut sangat baik dan bersemangat. (Lily Seriadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *