Agustus 19, 2018

Pengelola Wisata Berharap Berkah dari Pelaksanaan Asian Games 

Pengelola Wisata Berharap Berkah dari Pelaksanaan Asian Games 
Photo Credit To Objek wisata pemandian air panas Ciwalini desa Patengan Kec. Rancabali Kab. Bandung. 

Kab. Bandung | Kontroversinews.- Para pengelola objek wisata pemandian air panas di kawasan wisata Bandung Selatan berharap pelaksanaan pertandingan sepak bola Asian Games di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, yang akan dimulai 19 Agustus mendatang membawa dampak positif terhadap kunjungan wisatawan. Karena pasca hari raya Idul Fitri dan penerimaan siswa baru di sekolah, jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung Selatan saat ini tengah menurun drastis.

Pjs Kepala Unit Agrowisata pemandian air panas Ciwalini, Dede Yuyun mengatakan, pertandingan sepak bola di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung pada Asian Games pada 19 Agustus mendatang, membawa harapan besar bagi para pengelola wisata alam di Bandung Selatan. Pihaknya pun terus berbenah, dengan harapan kedatangan tamu yang datang dari berbagai negara itu, datang mengunjungi berbagai objek wisata yang ada dikawasan Bandung Selatan.

“Kami punya harapan besar perhelatan Asian Games nanti bisa berdampak positif terhadap geliat pariwisata di daerah kami. Apalagi itu kan event internasional, pastinya akan banyak orang dari luar negeri datang ke Kabupaten Bandung, ini juga kesempatan bagus untuk mempromosikan pariwisata disini,”kata Dede, Rabu (8/8/18).

Menurut Dede, untuk menyambut Asian Games itu, memang pihaknya tidak melakukan persiapan khusus. Namun demikian, pihaknya terus berbenah diri untuk memanjakan para wisatawan yang datang ketempatnya. Seperti perbaikan dan perluasan lapangan parkir, perbaikan kolam dan akses masuk dan keluar serta perbaikan berbagai fasilitas lainnya.


“Selain menyambut Asian Games, kami juga terus berbenah diri untuk mendukuk program Pemerintah Pusat yang mencanangkan 1 juta kunjungan wisatawan ke tanah air. Apalagi kawasan wisata Ciwidey di Bandung Selatan ini menjadi salah satu Kawasan Strategis Nasional (KSN) pariwisata di Jabar bersama Pangandaran dan Lembang,”ujarnya.

Dede melanjutkan, para pengelola objek wisata di Bandung Selatan saat ini tengah mengalami sepi pengunjung. Sepinya pengunjung saat ini, bisa dikatakan siklus tahunan di bulan Agustus hingga September. Kata dia, saat ini rata rata pengunjung ke Ciwalini perhari hanya 100 hingga 200 orang saja. Sedangkan pada akhir pekan, hanya sekitar 750 orang saja perhari. Hal ini berbeda dengan beberapa bulan sebelumnya, rata rata perhari bisa mencapai 1000 orang.

“Memang sekarang sedang sepi, sudah terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri kemarin dan setelah usainya masa penerimaan siswa baru di sekolah. Semua objek wisata disini cenderung sepi, jadi adanya event Asian Games itu sangat diharapkan membawa berkah untuk kami para pelaku usaha wisata di Bandung Selatan ini,”katanya. (Lily Setiadarma).

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *