Agustus 19, 2018

Berendam Sepuasnya di Air Panas Cimanggu

Berendam Sepuasnya di Air Panas Cimanggu
Photo Credit To Kolam Pemandian air panas Cimanggu yang berada di wilayah Bandung Selatan,  pengunjung nampak nyaman  berendam dikolam tersebut terlebih di malam hari.  

Kab Bandung | Kontroversinews.- Ada rencana liburan ke pemandian air panas yang berada di wilayah Bandung Selatan. Kolam pemandian air panas Cimanggu, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat bisa menjadi pilihan.

Secara administratif obyek wisata ini berada di Desa Patengang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Namun, kebanyakan orang mengenal obyek wisata ini dengan sebutan pemandian air panas Cimanggu Ciwidey.

Pemandian air panas ini sudah dikenal sejak dulu, karena telah ada sekitar tahun 1990 lalu. Lain hanya dengan obyek wisata pemandian air panas yang ada di kawasan wisata Ciwidey dan Rancabali lainnya, di pemandian air panas ini Anda dapat berendam sepuasnya, karena obyek wisata ini beroperasi selama 24 jam.

Bagi pengunjung yang datang bersama keluarganya biasa datang sore dan berendam hingga malam hari. Tapi, khusus bagi Anda yang ingin berileksasi tak jarang para pengunjung datang di malam hari dan berendam hingga menjelang pagi. Waktu tersebutlah yang dipilih wisatawan karena memiliki sensasi yang luarbiasa.

“Sering datang kesini. Sudah dikenal sejak dulu dari saya masih kecil kalau mau berendam ke wilayah Ciwidey pasti kesini, soalnya air panasnya alami dari mata air Gunung Patuha,” kata Raden Dani, warga Bandung, Kamis (26/7/2018).

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke pemandian air panas ini, jika melakukan perjalananan dari Jakarta, Anda bisa menggunakan Jalan Tol Cipularang via tol Padaleunyi dan keluar di exit tol Soroja. Dari pintu tol Soroja Dibutuhkan waktu selama 1-2 jam perjalanan melewati jalan Soreang-Ciwidey dan letak pemandian air panas ini bersebelahan dengan Kawah Putih Rancabali.

Biasanya, obyek wisata ini dikunjungi para wisatawan setelah mengunjungi obyek wisata lain terlebih dahulu. “Sebelum kesini saya dan keluarga bermain dulu ke Ranca Upas dan Situ Patengang,” ujar pengunjung lainnya Kusnadi (56).

Kusnadi berujar, ia memilih melakukan kunjungan terakhir ke obyek wisata ini karena pemandian air panas Cimanggu waktu operasionalnya selama 24 jam. “Lebih fleksibel dan tidak terbatas oleh waktu. Jadi sebelum kesini kita puas-puasin dulu mainnya,” ujarnya.

Sementara menurut pengelola pemandian air panas Cimanggu  Sulaeman saat dihubungi Kontroversinews via telpon selularnya, Jumat (27/7) mengatakan  Pemandian air panas ini memiliki tiga kolam yang berukuran besar, diantaranya kolam berukuran 20×20 meter dengan kedalaman sekitar 120 cm, 20×30 meter dengan kedalaman sekitar 80 cm dan 10×20 meter dengan kedalaman sekitar 50-30 cm.

Di sekeliling kolam terdapat puluhan gazebo yang bisa digunakan untuk rehat para pengunjung. Dengan air panas yang bersuhu sekitar 60 derajat celsius, udara dingin diluar kolam yang menusuk tulang akan hilang setelah tubuh diceburkan ke dalam kolam. Air tersebut cocok bagi Anda yang ingin melenturkan otot-otot tubuh yang hampir kaku karena aktifitasnya.

Pemandian air panas ini memiliki sumber air panas alami dari sumber mata air yang berada di gunung Patuha.

Selain berendam, di pemandian air panas Cimanggu Anda juga dapat merasakan sensasi menginap di conttage-conttage yang berada di kawasan hutan dan bermain outbound seperti paint ball, fun games da lainnya.

Masih kata Sulaeman Pemandian Air Panas Cimanggu dengan luas 30 ha,  wilayah Desa Patengan, Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung. Ditinjau dari segi pengelolaan hutannya termasuk Resort KSDA Cimanggu, sedangkan wilayah pengelolaan Perum Perhutani termasuk RPH Cimanggu, BKPH Ciwidey, KPH Bandung Selatan,  Pungkasnya.  ( Lily Setiadarma) 

Kolam pemandian air panas Cimanggu, pada suasana malam. Photo  Kontroversinews / Lee.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *